“Hallo abang! Saatnya skincare-an!” pekik Pelangi setelah membuka kamar Saka hingga berbunyi keras, ia mengangkat boks berisi skincare yang biasa Pelangi pakai.
Saka mengangkat wajahnya dari ponsel, namun hanya singkat karena matanya kembali lagi fokus ke game. “Masih siang, Bow,” ucap Saka.
Pelangi tidak mengidahkan perkataan Saka, ia mendekat dan duduk bersila di atas ranjang. Tangannya mulai aktif mengeluarkan banyak produk di sana. “Rebahan, bang! Gue lagi berbaik hati ngasih skincare gue ke lo,” imbuh Pelangi memaksa.
“Lagi seru ini, udah kill banyak gue.”
“Masa bodoh sama kill this love!” Pelangi langsung mengambil ponsel Saka dan mendudukinya dengan santai. Pelangi menepuk bantal di hadapannya. “Ayo, bang, baring di sini,” suruh Pelangi.
Saka berdecak, tidak bisa juga berbuat apa-apa karena hpnya di duduki Pelangi. Saka merebahkan kepala di atas bantal, matanya tepat berada di bawah wajah adiknya. Saka tersenyum.
“Oke, saatnya perawatan!” pekik Pelangi mulai membuka skincare yang ia butuhkan untuk wajah Saka. Di mulai memberikan bando berbandul anak ayam di kedua sisinya di lanjut pembersih wajah, kemudian di sambung masker di bawah mata dan bibir. Selepas itu, Pelangi membuka bungkusan masker penuh seluruh permukaan wajah dan menempelkannya di wajah Saka.
“Enak, Bow,” gumam Saka sambil tersenyum tenang.
“Iyalah enak! Bow gituloh!” Pelangi mengibaskan rambutnya sambil tersenyum puas.
“Sombuong sekali Anda.”
Setelah rasanya waktunya cukup, Pelangi membersihkan wajah Saka dari beberapa masker tersebut. Tangannya mengurut perlahan, pelan bagai seorang ahli. Selepas itu, Pelangi memberikan banyak produk secara bergantian.
“Sedang apa?”
Sontak Pelangi menoleh ke asal suara, melihat Raka di sana, membuat Pelangi tersenyum. “Lagi main spa-spa sama Bang Saka,” jawab Pelangi.
Raka duduk di samping Pelangi, menatap banyaknya botol di atas kasur dengan pandangan heran. “Semua ini yang sering kamu pakai?” tanya Raka takjub.
“Hehe, iya. Banyak banget ya, ban…
Rapunzel & Obsesi Dua Pria
24| Jalan-Jalan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 40 Episodes
Comments