15| Peta Umpet

Hari ini adalah hari terakhir tour SMA Harapan. Semua murid mulai membenahi barang-barang mereka dan melepas tenda cepat-cepat. Langit masih cukup gelap, namun semuanya di paksa bangun agar tidak terlalu lama di perjalanan.

Awan berkumpul di sekeliling puncak, sinar mentari yang muncul dari arah timur terasa sangat indah dan sinarnya sedikit mengurangi rasa dingin.

“Nggak ada yang tertinggal, kan? Pastikan semua barang tidak ada yang tertinggal,” seru Pak Gibran.

Mereka semua menjawab serempak, masih sibuk membersihkan area sekitar mereka agar tidak tertinggal sampah. Setelah selesai bersih-bersih, mereka berkumpul di tengah-tengah dan berbaris rapi.

“Kalau sudah di rasa lengkap semua, kita bisa kembali segera,” kata Bu Pertiwi.

Sebelum pulang mereka di absen kembali, takut saja ada yang hilang atau belum kembali dari tempat yang mereka datangi. Setelah merasa lengkap, Pak Gibran memberi instruksi untuk segera berjalan.

“Dingin banget, ya ampun,” gerutu Chika sambil memeluk tubuhnya sendiri. Jaketnya sudah sangat tebal, dia bahkan menggunakan syal di lehernya.

“Masih mending dingin sih dari panas. Kalau pulangnya siang ya elo dapat capeknya doang,” kata Dira.

Pelangi hanya terkekeh melihat Chika dan mencibir tanpa suara. Cuaca puncak memang sangat dingin, terlebih mereka semua berangkat lebih pagi dari hari itu. Pelangi yang tidak biasa sarapan terlalu pagi ini di paksa makan agar tidak terjadi apa-apa di perjalanan.

“Kira-kira jam berapa ya kita sampai?” tanya Pelangi.

Dira melihat jam tangannya, masih pukul 7 pagi. “Mungkin sekitar jam sebelas,” jawab Dira tidak begitu yakin.

Pelangi mengangguk mengerti. Ia tidak sabar untuk pulang dan memeluk ayah dan bunda, tak lupa juga kedua abangnya yang paling posesif tersebut. Sedari tadi Pelangi tak henti-hentinya tersenyum.

“Ngi, gue boleh tanya?” kata Chika.

“Tanya aja.”

Chika terlihat ragu menanyakannya, dia sesekali menatap ke arah Dira meminta persetujuan. Namun Dira bagai acuh saja, seakan mengatakan 't…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!