Perut bagian bawah milik Stella terserang nyeri hingga membuat sekujur tubuh Stella lemas dan wajahnya tampak pucat. "Mengapa sesakit ini? Biasanya tidak sesakit ini," monolog Stella merasa bingung.
Stella berusaha mengelus perutnya agar nyeri yang dirasa sedikit mereda. Wajahnya sudah meringis menahan sakit akibat hari pertamanya menstruasi.
Ekor mata Stella melihat pergerakan dari arah pintu ruangan Shaka sehingga mengharuskan Stella untuk berdiri, menyambut hormat atasannya. Dengan sisa tenaga yang ada, Stella berusaha beranjak dari kursi.
Tanpa diduga, pandangan Stella berubah gelap ketika samar-samar Stella mendengar suara Shaka yang bertanya entah apa. Setelah itu, hanya gelap yang bisa dilihatnya.
.....................
Stella mengerjap-ngerjapkan matanya ketika samar-samar mendengar suara Shaka yang sedang berbicara dengan Ron. Saat matanya terbuka, pemandangan pertama yang Stella lihat adalah langit-langit ruangan yang begitu mewah.
Stella memicing agar lebih jelas dalam menatap. "Kamu sudah sadar?" tanya suara yang diduga adalah milik shaka. Benar saja, wajah tampan itu kini sudah terlihat duduk di sampingnya.
Stella mengangguk lalu berusaha mengingat apa yang sudah menimpa dirinya. Saat sudah teringat, Stella langsung bertanya. "Saya ada dimana, Pak?" tanya Stella dengan suara lirih.
"Di apartemen saya. Bagaimana perut kamu? Sudah lebih enakan?" tanya Shaka perhatian.
Stella mengangguk. "Sudah, Pak. Bapak yang menolong saya? Terima kasih ya, Pak," ucap Stella kemudian berusaha bangkit. Stella memperhatikan sekitar yang terlihat begitu mewah. Bahkan, kasur yang baru saja dirinya tempati rasanya begitu empuk.
"Sebentar lagi Ron datang, kamu harus makan," titah Shaka datar.
Stella tidak menanggapi karena pandangannya kini tertuju pada pemandangan luar apartemen yang sudah gelap. "Saya pingsan berapa lama, Pak? Kok hari sudah gelap?" tanya Stella bingung.
"Delapan jam," jawab Shaka singkat.
Mata Stella membulat sempurna. "Lama sekali! Lalu, bagaimana…
Dear, Pak Boss
Bab 9. Kamu berat
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 53 Episodes
Comments
Sarah Alkansa
Astaghfirullah🤣🤣🤣
2023-07-09
0
reni
astagfirullah Ron knpa kamu bengek 🤣🤣🤣
2023-05-21
1
Fitriyani
wkwkwkwkwk....
ngakak q Ron,,Ron,,,🤣🤣
2023-03-17
0