Stello benar-benar mendatangi Ana yaitu dengan langsung mengunjungi rumah milik keluarga Ana. Stello jelas tahu walau Ana selalu melarangnya untuk mengantar hingga sampai dalam rumah.
Hanya rumah sederhana yang luasnya sekitar 12×9 meter dengan halaman yang berukuran 4×5 meter.
Stello masuk melewati bingkai gerbang yang tidak ada pintunya. Setelah berada di depan pintu, Stello memberanikan diri untuk mengetuk pintu.
Tok. Tok. Tok.
Ceklek.
Pintu akhirnya terbuka menampakkan pria paruh baya disusul dengan wanita paruh baya di belakangnya. "Siapa, Pak?" tanya suara seorang ibu itu.
"Selamat sore, Om. Ana-nya ada?" tanya Stello kemudian menyalami dua orang paruh baya tersebut.
Bapak tersebut tersenyum. "Ada. Mau bertemu dengan Ana ya?" tanyanya ramah.
Stello tersenyum lalu mengangguk. "Jika diizinkan, saya ingin membawa Ana keluar sebentar," jawab Stello yang membuat sang ibu memekik histeris.
"Ya Ampun! Kamu siapanya Ana? Kekasih kah? Kamu tampan sekali," ucap ibu tersebut tersenyum gemas.
"Hsst! Jaga sikap, Bu," ucap bapak tersebut memperingatkan.
Ibu tersebut langsung menutup mulutnya agar tawa bahagianya teredam.
"Ada apa sih, Pak, Bu? Kenapa kalian ribut-ribut di depan pintu? Katanya pamali," ucap suara dari dalam yang tidak lain adalah milik Ana.
"Ana! Kesini, Nak. Pacarmu datang ini," teriak ibunya Ana ramah.
Ana yang sedang berganti pakaian dengan baby doll terpaksa menyeret langkahnya mendekat. "Ada apa sih, Bu? Kenapa berisik ... Se ... ka ... li," ucap Ana terbata-bata saat sudah mendekat dan melihat Stello di depan pintu.
"Masuk dulu ya, Mas Ganteng. Ibu buatkan teh dulu," ucap ibunya Nala ramah sambil menuntun Stello untuk duduk di sofa sudut yang sudah usang di makan waktu.
Ana memutar bola matanya malas ketika melihat bapak dan ibunya begitu antusias menyambut laki-laki yang kini masih berstatus sebagai kekasihnya.
"Dibuatkan teh dulu gitu, Bu," titah bapaknya Ana sambil menundukkan dirinya di salah satu ruang kosong.
Ana terpaksa duduk…
Dear, Pak Boss
Bab 46. Familiar
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 53 Episodes
Comments
Nurma Azalia Miftahpoenya
Stello sweet sekali
2022-12-31
0