Berhubung hari ini hari Minggu, Stella memilih untuk tinggal lebih lama di apartemen Shaka. Tentunya atas permintaan pak Boss-nya. Setelah selesai sarapan, Shaka meminta Stella untuk menemani duduk di balkon apartemennya.
"Dalam rangka apa nih, Bapak menyuruh aku menemani Bapak siang ini? Ada uang bonus kan?" goda Stella dengan tatapan tengilnya.
Shaka terkekeh pelan. "Ternyata kekasihku mata duitan ya," jawab Shaka yang sama sekali tidak membuat Stella tersinggung.
"Iya dong. Memang sih, uang bukan segalanya. Tetapi, tidak munafik jika segalanya butuh uang," jawab Stella memberi alasan.
Tangan Shaka terulur untuk mengacak puncak kepala Stella. "Pintar." Shaka berucap bangga sambil mengulas senyum puasnya.
Stella terdiam seperti sedang memikirkan sesuatu. Ada raut ragu saya Shaka menatap wajah berlesung pipi dengan poni yang mulai panjang hingga ujungnya akan menusuk ke mata. "Kenapa? Apa ada yang ini kamu tanyakan?" tanya Shaka sambil menatap lekat wajah Stella.
Stella mengangguk yakin, akhirnya Shaka mengerti akan gelagatnya. "Soal yang kemarin, Pak? Apa Bapak belum ingin bercerita? Aku berharap Bapak mau kasih cerita yang aslinya seperti apa loh, Pak," ucap Stella kemudian pandangannya beralih menatap langit yang hari ini begitu cerah berawan.
Shaka menatap profil samping gadis di sebelahnya. "Kamu yakin mau mendengar cerita dari versi aku?" tanya Shaka memastikan sebelum benar-benar bercerita. Dia begitu takut Stella juga akan menyalahkannya atas kematian ibunya. Padahal, Shaka tahu penyebab yang sebenarnya. Tetapi, sudah selama itu Shaka berhasil menutupinya.
Stella menyampingkan posisi duduknya menatap Shaka sepenuhnya. "Memangnya ada terapi kejut di tengah-tengah Bapak bercerita ya?" tanya Stella bercanda.
Cup.
Stella terkesiap saat benda lembut dan kenyal menyentuh bibirnya. Stella menipiskan bibir ketika sadar bahwa Shaka baru menciumnya.
Cup.
"Aku balas nih, Pak. Aku kurang baik apa coba?" ucap Stella menyombongkan diri.
Shaka terkekeh pelan ke…
Dear, Pak Boss
Bab 33. Berani bercerita
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 53 Episodes
Comments
reni
jangan panggil bapak dong stell 🙈brsa kek curhat sama bapaknya stela
2023-05-21
0
Rinna Nuraeni
sepasang kekasih tuh harus nya ganti dong panggilan nya,,,masa Stella panggil terus bapak GX ada romantis2nya
2022-12-07
2