Ana menoleh pada beberapa orang yang terlihat menyingkir dari kantin. "Kenapa semua orang pada keluar ya, La?" tanya Ana heran.
"Positif thingking sajalah. Mungkin mereka sudah kenyang," jawab Stella asal kemudian memakan menu baksonya lagi.
"Tidak mungkin secepat itulah, La," ucap Ana lagi. Namun, semua rasa herannya terjawab ketika melihat dari arah pintu ada Shaka dan Ron yang sedang berjalan masuk.
Ana ber-oh-ria kemudian mengendikkan dagu agar Stella segera menyadari kehadiran sang Direktur Utama beserta asisten pribadinya. "Tuh, ada Paduka Raja Arshaka Virendra dan Asisten Romald," ucap Ana dramatis lalu saat menyebut nama Ronald sengaja dipelesetkan, menirukan Stella.
Kepala Stella berputar sembilan puluh derajat untuk bisa menatap pintu masuk. Benar, Shaka dan Ron sedang berjalan masuk dan ... Menuju meja yang ditempati Stella.
"Boleh gabung disini?" ucap Ron meminta izin. Sedangkan Shaka, dia melirik Stella sambil mengeluarkan batuk cool-nya.
"Gabung saja, Pak. Perusahaan beserta isinya 'kan milik pak Shaka," jawab Ana dengan tangan menengadah, mempersilahkan.
Stella merasakan bangku yang di duduki sedikit bergetar. Kemudian, Stella bisa merasakan ada badan tegap dan kekar sudah duduk di sampingnya. Stella tentu tahu siapa pelakunya. Stella menoleh dan mendapati Shaka sedang tersenyum ke arahnya.
Satu alis Stella terangkat. "Bapak kenapa? Bagaimana? Apakah Anda sudah merasa sedikit lega?" tanya Stella akrab.
Shaka mengangguk mengiyakan. "Nanti aku akan cerita lagi. Aku merasa, beban yang ada terasa berkurang setelah aku bercerita," jawab Shaka tersenyum lebar, mengabaikan keberadaan Ron dan Ana seakan dunia hanya milik berdua yang lain bagai hidup mengontrak di dunia.
"Kalau butuh teman cerita, Bapak bisa cari aku," jawab Stella kemudian segera menghabiskan bakso yang tinggal tiga sendok lagi habis.
"Ehem."
"Ehem."
Stella dan Shaka menoleh ketika mendengar Ana dan Ron berdehem hampir bersamaan. "Kalian sudah membuat janji untuk batuk bersama-sama y…
Dear, Pak Boss
Bab 19. Yang lain ngontrak
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 53 Episodes
Comments