Shaka merenggangkan otot-ototnya. Akhirnya, pekerjaan yang menumpuk berhasil diselesaikan dengan baik. Shaka melirik arloji yang melingkar di tangannya. Waktu sudah menunjukkan pukul enam sore. Itu berarti, Shaka sudah larut dalam pekerjaan hampir dua jam lamanya.
Shaka segera membereskan semua berkas-berkas yang berserakan di atas meja. "Stella sudah pulang belum ya?" gumam Shaka namun, seketika merasa panik karena mengingat waktu sudah sore menjelang malam.
Dengan tergesa-gesa, Shaka membereskan berkas-berkas lalu berjalan keluar ruangan menuju lobi. "Ya Ampun! Aku sampai lupa kalau Stella masih menungguku. Dimana dia sekarang? Apa dia masih menungguku seperti yang dia katakan?" monolog Shaka kepanikan.
Menuruni lantai menggunakan lift serasa lebih lama dari biasanya karena sedang dalam kondisi terburu-buru. Saat sudah sampai di lobi, keadaan sudah sangat sepi. Hanya ada satpam saja yang berjaga shift malam.
Shaka menjambak rambutnya kasar kemudian segera mencari keberadaan benda pipih berbentuk persegi panjang. Namun, saat lock screen-nya terbuka, ada pesan masuk dari Gavin, kakaknya.
Merasa tidak penting, Shaka ingin melewatkannya. Namun, saat melihat sebuah video yang ada Stella di dalamnya, Shaka langsung membukanya.
"Sialan!" umpat Shaka ketika sudah menonton video hingga habis.
"Argh!" pekik Shaka frustasi. Kini, Shaka memilih berjalan menuju parkiran dan akan langsung pulang saja. Setelah ini, Shaka akan terima apapun keputusan Stella.
Baru saja Shaka memasuki mobil, ponselnya kembali berdering dan menampilkan nama Ron disana. Setelah menggeser layar, akhirnya telepon terhubung.
"Bos? Nona Stella sedang menunggumu di depan apartemen," beritahu Ron diseberang sana.
Shaka menghela napas kasar. "Suruh dia pulang saja. Aku sedang tidak ingin bertemu dia," jawab Shaka dingin dan langsung menutup sambungan telepon.
"Aku belum siap menemui dia," gumam Shaka takut kehilangan Stella. Baru saja dirinya merasa bahagia karena sudah menemukan seseorang yang mem…
Dear, Pak Boss
Bab 30. Majas Hiperbola
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 53 Episodes
Comments
Eka Chusnul Msi
pelan itu kalo jalan 30-40km/jam. 110km/jam itu udah kayak balapan thor 😭😭
2023-09-19
0
YAN
110 km/jam itu kenceng bgt lho...
2023-06-10
0