Pagi kembali menjelang membangunkan dua manusia yang masih bergulung di bawah selimut, saling memberikan kehangatan satu sama lain.
Stella mengerjapkan matanya ketika ada sinar yang masuk lewat celah gorden hingga menerobos ke dalam kamar. Saat akan bangun, Stella merasa ada benda berat yang melingkar di perutnya. Stella melihat ke arah perutnya dan ternyata, tangan kokoh milik Shaka pelakunya.
Stella tersenyum tipis. Semalam Shaka bisa mengendalikan diri agar tidak menyentuh dirinya terlalu jauh. Walau kecewa, tetapi Stella merasa terharu dengan sikap Shaka yang begitu menjaga kehormatannya. Setelah saling melepas semua kain yang menempel di tubuh masing-masing, tiba-tiba saja Shaka meminta maaf dan menyuruh Stella untuk tidur karena waktu sudah semakin larut. Shaka juga membantu Stella memakaikan bajunya kembali.
Setelah itu, dengan terpaksa Shaka harus bermain solo di dalam kamar mandi.
Stella membalikkan tubuh untuk menghadap pak Boss-nya. Dipandanginya wajah damai milik Shaka yang terlihat begitu tampan. Bibir milik Shaka tampak manyun karena salah satu pipinya menempel pada bantal hingga menekan bibir itu lembut.
Ya, Shaka tidur dalam keadaan miring dan memeluk tubuh Stella dari belakang. Stella mengulas senyum tipis. 'Jadi, seperti inikah rasanya mempunyai seseorang yang spesial?' batin Stella bertanya-tanya.
Mungkin jika suatu hari nanti Shaka menjadi milik Stella seutuhnya, pemandangan seperti pagi ini akan menjadi pemandangan favoritnya.
Tiba-tiba saja mata Shaka terbuka lebar hingga membuat Stella berjenggit karena terkejut. "Astaga Dragon!" pekik Stella kaget.
Shaka tergelak renyah melihat wajah Stella yang terkejut. "Kamu sudah tertangkap basah sedang memandang wajahku," ucap Shaka sambil jari telunjuk dan jari tengah bergerak menjepit hidup Stella gemas.
Bibir Stella cemberut seketika. "Kenapa Bapak tidak bilang sejak tadi kalau sudah bangun?" kesal Stella merasa malu.
"Maaf. Tetapi aku memang sengaja mempersilahkan kamu menatap wajah tampanku. Bagaim…
Dear, Pak Boss
Bab 32. Tenaga dalam
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 53 Episodes
Comments