Cukup lama keduanya berpelukan hingga Stella melayangkan protes karena sulit bernapas, Shaka baru melepaskan pelukan.
"Pak, aku tidak bisa bernapas dengan baik," rengek Stella meminta di lepaskan.
Shaka akhirnya melonggarkan pelukan dan terkekeh pelan. "Maafkan aku. Aku terlalu bahagia hari ini," ucap Shaka tersenyum. Kedua tangan Shaka terulur membingkai wajah Stella.
Senyum Shaka mengembang bahagia ketika tatapnya bertemu dengan mata Stella. "Boleh cium atau tidak?" tanya Shaka bermaksud meminta izin.
Stella memicing dengan senyum miringnya. "Tumben sekali Bapak meminta izin. Biasanya juga—"
Ucapan Stella terpotong ketika Shaka tiba-tiba mengecup bibirnya sekilas. "Berarti, aku tidak perlu meminta izin dong ya? Baiklah jika itu maumu," ucap Shaka dengan senyum misterius.
Stella yang paham akan arti senyuman itu, melotot tajam. "Jangan main sosor saja dong, Pak. Bapak diam sebentar bisa tidak?" tanya Stella lalu mengalungkan kedua lengannya di leher Shaka.
Shaka balas merengkuh pinggang ramping Stella kemudian tatapannya tertuju pada bibir ranum milik sang Gadis yang hanya dipoles liptint. Dengan tatapan mata sayu, keduanya saling menatap dan bertukar oksigen karena jarak wajah keduanya hanya berjarak lima sentimeter.
"Pak?" panggil Stella yang kini suaranya pmelirih namun sangat lembut.
"Hm?"
Stella menempelkan keningnya dengan kening Shaka terlebih dahulu. Senyumnya tersungging lembut hingga membuat Shaka membalas senyuman itu.
Stella memberanikan diri untuk menempelkan bibirnya pada bibir Shaka hingga erangan kecil berhasil lolos dari mulut Shaka.
"Jangan lakukan itu lagi. Aku takut tidak bisa menahan," lirih Shaka memejamkan mata erat, begitu khawatir semua akan berakhir buruk ketika Stella berbuat lebih.
Tetapi, Stella mengabaikan peringatan Shaka yaitu dengan menyesap sedikit bibir bagian bawah Shaka. Merasa terpancing, Shaka menarik tengkuk Stella dan memperdalam ciuman dengan melesakkan lidah, menerobos masuk dan mengabsen deretan gigi putih Ste…
Dear, Pak Boss
Bab 28. Vitamin A
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 53 Episodes
Comments