Disinilah Stella berada, tepatnya berada dalam pemakaman elit di pusat kota. Stella menatap deretan gundukan tanah yang ditumbuhi rumput Jepang yang sudah terpotong rapi.
"Mereka ada disana," ucap Stello sambil menunjuk ke depan.
Pasalnya, Stella menyempatkan untuk berhenti sejenak memandangi gundukan tanah yang sudah ada tanda namanya masing-masing.
Stella terpaku di tempat. "Apa mereka telah tiada sebelum aku bertemu dengan keduanya?" tanya Stella lirih.
Ada kecewa yang berusaha disingkirkan, ada sedih yang berusaha disembunyikan, dan ada yang kosong di dalam hati saat mengetahui bahwa kedua orangtuanya sudah berpulang.
Tidak ada suara deru Stello yang berada di samping Stella. Dia sama berdukanya ketika ditinggal orangtua di usianya yang masih muda. Mereka meninggal saat usia Stello menginjak angka tujuh belas.
Stello menuntun Stella agar kembarannya itu mau melanjutkan langkah. Dengan langkah terseret-seret, akhirnya Stella mengikuti langkah kembarannya.
Tidak berapa lama, langkah Stello terhenti di dua gundukan tanah yang berjajar dan bertuliskan nama dua orang yang diduga adalah milih orangtuanya. Terdapat foto mereka juga di peristirahatan terakhirnya. Foto dengan pose senyum dan mengenakan baju formal.
"Orangtua kita sudah beristirahat dengan tenang dan di semayamkan disini," ucap Stello bergetar. Kemudian, dia mengambil posisi jongkok di samping gundukan tersebut yang segera diikuti oleh Stella.
Stella menatap nanar gundukan tanah di hadapannya. Dia sudah tahu bagaimana rupa kedua orangtuanya karena kakek Ben sudah memberitahu.
Air mata Stella seketika jatuh. Belum sempat dia merasakan kasih sayang ayah dan ibu, dia harus menerima kenyataan bahwa lagi-lagi dunia tidak memihaknya.
Sampai kapanpun Stella tidak akan merasakan itu karena orangtuanya telah tiada sebelum Stella sempat berbicara ataupun berbakti pada keduanya.
Setelah tergugu di tempat. "Mengapa selalu seperti ini?" tanya Stella mempertanyakan keadaan.
Stello menghela napas lelah. "Mer…
Dear, Pak Boss
Bab 43. Tetap Kaya
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 53 Episodes
Comments
Alanna Th
makan tuh gengsi n cemburu buta!! jngn mudah terima boss dableg itu kembali; biarkn sakit' dulu, enak saja, tega sekali thd stella yg bgt baik n tulus 😜😠💔😂🤣🤣
2023-06-02
0
Nur Adam
lnjjt
2022-12-06
1