Yuan Qing memobilisasi seluruh energi iblisnya. Kabut hitam menutupi seluruh tubuh kemudian membentuk sayap hitam. Laju jatuh melambat, tidak lama kemudian kakinya menyentuh tanah.
Ruangan itu begitu gelap, tanpa adanya cahaya. Yuan Qing beruntung tingkat budidayanya kini memungkinkan dia untuk melihat dalam gelap secerah siang.
Dengan perlahan dia meletakkan Hualing yang tidak sadar, menyandarkannya pada dinding batu sebelum kembali teringat jika Hualing terluka di bagian punggung.
"Saudari, kamu harus memaafkan kekasaranku." Yuan Qing berkata lirih. Dalam kegelapan wajahnya memerah, tangan yang biasa memegang pedang dengan mantap kini goyah saat membuka ikat pakaian. Ikatan yang hanya sekali tarik terlepas kini membutuhkan waktu seperempat jam untuk melepasnya.
Dia menyandarkan Hualing yang tidak sadar padanya. Napas hangat beraroma anggrek menerpa leher, jakun Yuan Qing bergerak naik turun tidak nyaman. Dengan tangan gemetar dia menurunkan satu lagi lapis pakaian, menyisakan pakaian dalam yang hanya di hubungkan dengan tali di belakang punggung
Yuan Qing merasa udara begitu panas di gua ini. Sesuatu di bawah sana mulai mengeras. Kecantikan harum ada di pelukan dengan pakaian yang setengah terbuka, terlebih orang itu adalah yang dia letakkan hatinya. Perasaan ini, entah kapan dia mulai mengembangkan perasaan ini pada Hualing, mungkin saat pertama dia menatap mata wanita ini. Atau saat Hualing mengetahui identitasnya yang sebenarnya.
Entahlah, Yuan Qing tidak mengetahuinya.
Menebalkan dinding tekad, dia melihat pada luka memanjang di punggung Hualing.
"Bagaimana bisa?" tanyanya dengan alis bertaut.
Luka memanjang di punggung mulai pulih dengan kecepatan yang terlihat mata telanjang. Meski lambat, tapi pemulihan berjalan pasti. Luka menganga mulai menyempit, pendarahan telah berhenti.
Luka kelelawar darah yang meninggalkan racun tidak tampak berbahaya. Jika orang lain mendapatkan luka seperti ini sudah pasti akan bernanah dan membusuk, seperti luka pada Chen Qinyang…
Terlahir Untuk Menghilang
Bab 22
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 76 Episodes
Comments