Hualing dan Yuan Qing berjalan diantara pepohonan dengan santai. Bukan seperti menyelidiki, tetapi lebih seperti berjalan di taman. Tidak ada kewaspadaan dari sikap keduanya. Seperti cinta masa muda yang berbunga-bunga, kedua tangan saling bertautan.
Setelah mendengar cerita dari pelayan kedai teh, rasa ingin tahu keduanya terpicu. Mungkinkah itu sungguh reruntuhan yang mereka cari?
Jadi tanpa menyentuh satu pun hidangan yang di pesan, baik Hualing maupun Yuan Qing bergegas ke tempat ini. Hutan perbatasan negara Qi utara dan Qi selatan.
"Orang ini memiliki budidaya yang tinggi, jika bukan karena ah Qing memberitahu, aku mungkin tidak akan menyadari jika di ikuti." Hualing berkata dengan keras, tapi perlahan. Entah itu di ucapkan untuk Yuan Qing yang berjalan di sebelahnya atau sosok asing yang terus mengikuti mereka.
Yuan Qing terkekeh meremehkan, "biarkan saja. Hanya seekor semut." ucapnya menoleh pada arah tertentu.
"Sudah mengikuti kami begitu lama, tidakkah kamu ingin menunjukkan dirimu?" Tidak ada nada ramah atau acuh dari suara Yuan Qing, melainkan nada dingin yang kental.
"Memang layak menjadi raja iblis. Hanya satu bulan dan budidaya mu telah meningkat pesat. Namun, korban yang jatuh karena peningkatan ini pastilah tidak sedikit." Seorang pria muda keluar dari balik bayang-bayang pepohonan. Itu adalah wajah biasa yang akan segera di lupakan di dalam kerumunan.
"Ternyata benar kamu. Tapi meski kebencianmu sangat dalam pada iblis, pengetahuanmu sangat dangkal." Yuan Qing mencibir tanpa menahan diri.
"Iblis tetaplah iblis. Jika iblis kecil memakan daging dan darah, bukankah iblis besar memakan utuh tanpa menyisakan tulang?" Sosok itu menjawab dengan penuh kebencian.
"Ah Qing tidak membahayakan orang lain, mengapa kamu menargetkannya?"
"Tidak membahayakan saat ini, bukan berarti tidak di masa depan. Semua telah tertulis di buku takdir, waktu terus bergulir. Sejak masa para dewa, iblis selalu menjadi eksistensi dari kekejaman dan kekotoran." Sosok itu menyangkal…
Terlahir Untuk Menghilang
Bab 36
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 76 Episodes
Comments