Bagi manusia fana, dunia kultivasi di ibaratkan layaknya dunia para Dewa yang tidak terjangkau. Mereka dapat mengendarai angin, menapak awan, memindahkan gunung dan membelah lautan. Usia ratusan hingga ribuan tahun bukanlah sesuatu yang istimewa bagi para kultivator, begitu berbeda dengan manusia fana yang hanya mampu menempuh seratus tahun.
Untuk keabadian; kekuatan; kekayaan atau status. Ada berbagai motif yang mendasari seseorang menempuh jalan terjal yang penuh tikungan dan belokan ini.
Binatang buas iblis yang dapat menghancurkan manusia fana dengan satu napas menjadi tunggangan yang patuh di depan para kultivator.
Alat ajaib dan artefak magis tersebar di sepenjuru benua, menunggu untuk di temukan para pejalan abadi ini.
Jadi, bukankah alasan-alasan itu cukup untuk seorang fana menempuh jalan abadi?
Dan untuk Liang Song, menegakkan keadilan dan membela yang lemah adalah tujuannya berkultivasi. Sejak ratusan tahun yang lalu, tujuannya itu tidak berubah.
Dua ratus tahun yang lalu, setelah gurunya secara resmi menunjuknya sebagai penerus muda sekte Langit, pemimpin sekte lama itu membawanya ke aula terlarang yang hanya boleh di masuki oleh master sekte dan penerusnya. Meski tempatnya berada di bawah tanah, penampakannya tidak berbeda dengan aula istana di dunia sekuler. Begitu megah dengan lukisan langka dan senjata tak ternilai di kedua sisi ruang. Di ruangan ini, dia mengetahui harta tak ternilai dari sekte yang dia banggakan.
Itu bukanlah lukisan indah di dinding; bukan senjata magis yang tersusun rapi; bukan pula gulungan giok berisi teknik budidaya, melainkan sebuah buku dari kulit binatang yang duduk di podium utama.
Buku ini adalah asal semua kejayaan yang sekte Langit dapatkan. Asal dari semua ramalan menentang surga yang melambungkan nama Sekte Langit.
Ada berulang kali waktu dimana Liang Song bertanya-tanya darimana buku ini berasal, bagaimana benda menentang surga ini bisa berada di sekte langit. Namun, meski bagaimana dia berpikir dan mencari tahu, dia…
Terlahir Untuk Menghilang
Bab 58
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 76 Episodes
Comments