Dua sosok bergerak cepat di gelapnya malam, dua energi spiritual berbenturan. Area perkuburan massal yang sunyi seketika semarak, mengganggu jiwa-jiwa yang tidur di bawah gundukan.
Sejak jaman kuno, perkuburan massal di kenal dengan energi jahatnya yang kental. Hal ini tidak terlepas dari jiwa-jiwa berdosa yang tubuhnya di lemparkan ke tanah ini selepas kematian, ataupun jiwa-jiwa malang yang hilang karena ketidakadilan. Semakin dalam keluhan jiwa-jiwa ini menumpuk, semakin tebal pula energi jahat yang melingkupi.
Liu Xing Sheng bergerak lincah menghindari serangan Chen Qinyang. Dia mendecih kesal saat pedang gelap di tangan Chen berhasil mengoyak sudut pakaiannya, dan lebih kesal saat serangannya gagal mengenai sasaran.
Area perkuburan massal ini harus menjadi kesukaan para pembudidaya iblis untuk berkultivasi. Keluhan para orang mati ini adalah nutrisi untuk kultivasi mereka, dan itu tidak terkecuali bagi Chen Qinyang. Seperti ikan yang berenang di air, Liu Xing Sheng merasa tingkat budidaya Chen Qinyang berulang kali lebih tinggi dari yang dia ingat.
Pedang di tangan Liu Xing Sheng berayun kuat meninggalkan percikan bunga api, menggambarkan sosok pucat Chen Qinyang di atas bilah keperakan sementara matanya yang gelap menatap tajam Chen Qinyang yang entah kapan berubah menjadi pembudidaya iblis.
"Chen Qinyang, sebaiknya kamu kembali ke sekte dengan damai. Jika tidak, aku tidak akan sungkan." Suara Liu Xing Sheng menyebar di tanah gelap, mencoba mengalihkan perhatian Chen Qinyang yang harus dia akui memiliki budidaya satu tingkat lebih baik darinya.
"Liu Xing Sheng, bukankah kamu terlalu naif. Menggunakan kata-kata untuk mengalihkan perhatian?" Seulas senyum miring di tarik di sudut bibir, menggambarkan wajah murni yang berduri.
Seolah tahu pengalihan tidak berfungsi, Liu Xing Sheng segera tutup mulut sementara serangannya semakin sengit. Sejak muda dia tidak terlalu pandai berkata-kata, kecuali sepuluh ribu kata sanjungan untuk gurunya tercinta. Karena hal ini pul…
Terlahir Untuk Menghilang
Bab 65
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 76 Episodes
Comments