Hualing membuka mata. Apa yang ada di penglihatannya adalah balok kayu langit-langit tempat tidur di dalam rumahnya. Tirai sewarna giok tersibak, menampakkan layar kertas bergambar pohon persik.
Hanya ada dirinya seorang di ruangan sederhana ini.
Tangannya bergerak perlahan dan berhenti diatas luka tusukan. Begitu dalam, bahkan dengan kemampuan penyembuhannya yang luar biasa, luka itu masih terasa nyeri. Namun, hatinya terasa lebih nyeri di banding luka berdarah itu.
Dia menutup mata, pikirannya berkecamuk pada peristiwa saat itu. Hari itu Hualing merasa gelisah, seperti sesuatu yang buruk akan terjadi. Dan firasatnya menjadi kenyataan saat Yuan Qing terjebak dalam formasi penangkap Iblis. Saat energi iblis yang pekat terasa menekan dan sepasang tanduk hitam muncul, saat itu Hualing tahu jika identitas Yuan Qing telah terpapar.
Tanpa penundaan dia bergegas menuju hutan terpencil di puncak pertama, dengan sigap dia menyempurnakan formasi teleportasi dia siapkan di setiap puncak.
Ketika dia kembali, hal pertama yang dia lihat adalah Yuan Qing dalam pengepungan. Hati Hualing terasa sakit dan dingin merambat dari ujung kaki. Dalam situasi itu, dia pasti akan bergerak jika bukan karena gelengan kepala dari Yuan Qing. Melarangnya ikut campur, mencegah pembicara tentang dia yang membantu Raja Iblis.
"Formasi teleportasi, puncak pertama." Hualing berucap tanpa suara.
"Jangan bergerak, aku akan membuang mereka dan pergi." adalah jawaban yang Hualing tangkap dari gerak bibir pria itu.
Hualing tahu, pria ini menghawatirkan posisi dan namanya. Akan tetapi, jika di banding keselamatan pria itu, Hualing dapat memberikan segalanya.
Dia enggan pergi, tapi tatapan peringatan dari Yuan Qing membuatnya mengeraskan hati. Dia berbalik, memastikan formasi teleportasi yang telah dia siapkan tidak akan menemui masalah yang tidak perlu.
Setelah menunggu satu batang dupa, dia melihat pria muda itu. Wajahnya masih sombong meski darah menodai pakaian, layaknya Sang Dewa perang yang memenangka…
Terlahir Untuk Menghilang
Bab 43
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 76 Episodes
Comments