"Pergi! Piton bumi ini memiliki budidaya terlampau tinggi!" Hualing berkata cepat.
Pedang di tangan Yuan Qing kembali berdengung tidak nyaman, penuh keluhan karena tuannya ini terus menuangkan energi iblis.
Yuan Qing tidak lagi menahan diri, sepasang tanduk mengembun dari kabut iblis, "tidak sempat!" ucapnya saat menahan serangan ekor besar piton bumi.
"Tidak ada pilihan lain," Hualing bergerak dengan pedang di tangan. Menyapu di sepanjang tubuh piton bumi yang di tutupi sisik sekeras baja. Percikan api dan petir ungu berkedip dari tabrakan itu. Berkedip di lorong gelap ini.
"Budidaya benda ini setidaknya lebih tinggi satu atau dua tingkat dari pemimpin kelelawar darah!" Hualing berkata pada Yuan Qing yang mengusap darah dari sudut bibir.
"Mencoba memotong sisik dengan pedang setara dengan memotong baja dengan kayu. Tidak akan menimbulkan dampak." Yuan Qing menjawab kemudian kembali melancarkan serangan. Yuan Qing dan Hualing bergerak lincah, menghindar dari serangan tanduk besar dan taring pedang piton bumi.
Yuan Qing melambaikan pedang pada dagu bersisik putih, percikan api tercipta dari benturan. Goresan memanjang tercipta dari bekas pedang Yuan Qing. Tidak dalam, tapi cukup bagi Yuan Qing untuk menyadari kelemahan piton bumi.
"Serang di bagian dagu!" Seru Yuan Qing.
Seolah mengerti arti seruan Yuan Qing, piton bumi menyerang lebih aktif sembari menutup bagian rawan.
Dengan tubuh besarnya dia bergerak cepat, tanduk kokoh mengarah langsung pada Hualing yang melancarkan serangan. Dengan tenaga penuh dan pedang yang di aliri energi spiritual, dia menghalau piton bumi. Menghempasnya ke samping, benturan keras terdengar dan gua bergetar.
Hualing bergerak mundur, bersisian dengan Yuan Qing yang juga bergerak mundur. Dua orang melihat langit-langit gua yang menjatuhkan bebatuan kecil. Tanpa kata mereka saling mengangguk kemudian memulai kembali serangan.
Piton bumi menyerang langsung beberapa kali hanya untuk menabrak dinding gua. Suara gemuruh terdengar semakin keras,…
Terlahir Untuk Menghilang
Bab 23
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 76 Episodes
Comments