Pagi ini Mella kembali ke bangku sekolah, setelah beberapa hari ijin. Saat Mella memasuki pintu gerbang sekolah, setiap mata tertuju kearahnya. Mella sedikit risih namun ia tetap melangkahkan kakinya menuju keruang kelasnya.
Teman-temannya mulai menjauhinya, mereka tidak mau duduk berdekatan dengan Mella. Mereka memandang Mella dengan tatapan penuh intimidasi.
"Jun, mengapa mereka menjadi seperti ini kepadaku ?." tanya Mella dengan suara lirih.
"Kau tenang saja nona, aku akan selalu melindungi mu jika mereka berniat macam-macam." jawab Jin yang selalu berada di dekat Mella tanpa sepengetahuan teman-temannya.
Mella merasa sedikit tenang, setidaknya ada yang mau melindunginya dari sesuatu yang tidak di inginkan.
"Mella mengapa kau masuk ke sekolah ini ? apakah kau ingin melakukan bom bunuh diri seperti ayahmu ?. Ingat ya jika ingin mati, matilah sendiri jangan mengajak kami ikut serta dengan dirimu." ucap salah seorang teman Mella.
"Iya benar, jika kau datang hanya untuk melakukan tindakan bunuh diri seperti ayahmu, lebih baik pergi saja dari sini." ucap yang lainnya.
"Ya benar" ucap yang lain dengan kompak ibarat sebuah paduan suara.
"Apa yang kalian katakan ?." ucap seseorang yang tiba-tiba muncul dari luar.
"Kami hanya tidak ingin ada seorang penjahat di kelas kami." jawab salah satu teman Mella.
Gadis yang baru saja masuk itu menatap kearah Mella. Ia kemudian tersenyum dan berjalan mendekati Mella yang masih duduk di bangkunya.
Gadis itu berjalan mendekati Mella, ia menatapnya dari ujung kaki sampai ujung kepala. Dengan angkuh ia membolak-balik tubuh Mella seolah-olah sedang memeriksanya.
"Teman-teman sebaiknya kita periksa dahulu sebelum semuanya terlambat. Siapa tau ia datang dengan membawa sebuah bom." ucap gadis itu dengan tatapan penuh ejekan.
"Iya, iya kita harus memeriksanya jangan sampai bom itu meledak sehingga kita bisa celaka." timpal gadis yang sejak tadi hanya berdiri di depan kelas.
Langsung saja, mereka mendekati Mella dan menarik jilbab yang dikena…
Air Mata Mella
Bab. 7. Di Sekolah
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 56 Episodes
Comments