Bab. 38. Peringatan

Saat pagi menjelang Gani dan juga ibunya bersiap-siap untuk kembali ke rumahnya yang dulu. Mereka tidak ingin merepotkan Mella terlalu lama.

Setelah selesai membantu Mella mereka segera berpamitan. Karena mereka juga harus membereskan rumah mereka yang lama tidak terurus.

"Nak Mella kami permisi ingin kembali ke rumah kami. Terimakasih atas semua bantuannya selama ini." ucap ibu Gani.

"Iya, berhati-hatilah jika ada sesuatu jangan sungkan untuk menyampaikan kepada Mella. Anggaplah Mella sebagai bagian dari kalian." ucap Mella sambil tersenyum.

"Kak Mella terimakasih karena kakak mau menampung Gani selama ini. Jika bukan karena kakak mungkin Gani sudah mati kelaparan." ucap Gani sambil memeluk Mella.

"Gani jangan nakal ya, patuhilah perintah ibumu. Jadilah anak yang berbakti dan lindungilah ibumu." ucap Mella.

Gani mengangguk kemudian mereka saling berpelukan sebelum berpisah. Kemudian Mella mengantarkan mereka sebelum pergi ke sekolah.

Sepanjang perjalanan Mella teringat bahwa jalanan yang mereka lalui adalah jalanan yang biasanya Mella lalui saat mengirimkan bekal makanan untuk sang ayah.

Tak terasa air mata Mella menetes kembali. Seandainya ayahnya masih ada mungkin kerinduan ini bisa terobati, namun semuanya tidak seindah yang Mella pikirkan.

Perlahan Jun menghapus air mata itu. Dan mencoba menguatkan hati Mella. Kini Mella harus bisa merelakan semuanya. Dan mendoakan sang ayah dan juga keluarganya yang lain agar bisa beristirahat dengan tenang di alam sana.

"Kak Mella itu rumah paman Dul." ucap Gani memecahkan lamunan Mella.

"Benarkah ?." tanya Mella sambil melihat kearah yang ditunjuk oleh Gani.

"Iya nak, itu adalah rumah Dul. Orang kepercayaan Jendral Pranoto. Tapi jangan khawatir sebentar lagi masyarakat akan segera memberikan hukuman untuknya atas kejahatan yang ia lakukan selama ini." ucap ibu Gani dengan penuh keyakinan.

Tak lama beberapa orang keluar dari rumah tersebut. Mella menghentikan mobilnya, ia penasaran apa yang terjadi sehingga mereka terlihat sa…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Episodes
1 Bab. 1. Hukuman
2 Bab. 2. Air mata Mella
3 Bab. 3. Lampu Ajaib
4 Bab. 4. Harapan
5 Bab. 5. Orang Gila
6 Bab. 6. Rumah baru
7 Bab. 7. Di Sekolah
8 Bab. 8. Taman yang indah
9 Bab. 9. Mimpi
10 Bab. 10. Laboratorium
11 Bab. 11. Benih cinta
12 Bab. 12. Merajut cinta
13 Bab. 13. Ruang Sidang
14 Bab. 14. Sidang Pertama
15 Bab. 15. Tamu tak diundang
16 Bab. 16. Kelakuan sang Jendral
17 Bab. 17. Hantu
18 Bab. 18. Mimpi buruk
19 Bab. 19. Rapat
20 Bab. 20. Keraguan
21 Bab. 21. Foto keluarga
22 Bab. 22. I love you
23 Bab. 23. Pak Harun
24 Bab. 24. Kronologi kejadian
25 Bab. 25. Pak Harun tidak bersalah
26 Bab. 26. Lomba
27 Bab. 27. Ingin yang lebih
28 Bab. 28. Ingin punya keluarga
29 Bab. 29. Seorang penolong
30 Bab. 30. Ingin bekerja
31 Bab. 31. Kepergian Nelly
32 Bab. 32. Balas Dendam
33 Bab. 33. Sebuah gudang
34 Bab. 34. Ganti Rugi
35 Bab. 35. Perintah Jendral Pranoto
36 Bab. 36. Live streaming
37 Bab. 37. Pengakuan Melly
38 Bab. 38. Peringatan
39 Bab. 39. Kebakaran
40 Bab. 40. Ingin Pindah
41 Bab. 41. Ingin Pindah (2)
42 Bab. 42. Apartemen baru
43 Bab. 43. Tak ingin berpisah
44 Bab. 44 Sekolah Baru
45 Bab. 45. Sertifikat
46 Bab. 46. Teman Baru
47 Bab. 47. Permintaan terakhir
48 Bab 48. Bertemu ibu Della
49 Bab. 49. Wanita luar biasa
50 Bab. 50. Rindu dibawah senja
51 Bab. 51. Gladi resik
52 Bab. 52. Menunggu Bus
53 Bab. 53. Jun telah kembali
54 Bab. 54. Resepsi
55 Bab. 55. Sah
56 Bab. 56. Akhir yang bahagia
Episodes

Updated 56 Episodes

1
Bab. 1. Hukuman
2
Bab. 2. Air mata Mella
3
Bab. 3. Lampu Ajaib
4
Bab. 4. Harapan
5
Bab. 5. Orang Gila
6
Bab. 6. Rumah baru
7
Bab. 7. Di Sekolah
8
Bab. 8. Taman yang indah
9
Bab. 9. Mimpi
10
Bab. 10. Laboratorium
11
Bab. 11. Benih cinta
12
Bab. 12. Merajut cinta
13
Bab. 13. Ruang Sidang
14
Bab. 14. Sidang Pertama
15
Bab. 15. Tamu tak diundang
16
Bab. 16. Kelakuan sang Jendral
17
Bab. 17. Hantu
18
Bab. 18. Mimpi buruk
19
Bab. 19. Rapat
20
Bab. 20. Keraguan
21
Bab. 21. Foto keluarga
22
Bab. 22. I love you
23
Bab. 23. Pak Harun
24
Bab. 24. Kronologi kejadian
25
Bab. 25. Pak Harun tidak bersalah
26
Bab. 26. Lomba
27
Bab. 27. Ingin yang lebih
28
Bab. 28. Ingin punya keluarga
29
Bab. 29. Seorang penolong
30
Bab. 30. Ingin bekerja
31
Bab. 31. Kepergian Nelly
32
Bab. 32. Balas Dendam
33
Bab. 33. Sebuah gudang
34
Bab. 34. Ganti Rugi
35
Bab. 35. Perintah Jendral Pranoto
36
Bab. 36. Live streaming
37
Bab. 37. Pengakuan Melly
38
Bab. 38. Peringatan
39
Bab. 39. Kebakaran
40
Bab. 40. Ingin Pindah
41
Bab. 41. Ingin Pindah (2)
42
Bab. 42. Apartemen baru
43
Bab. 43. Tak ingin berpisah
44
Bab. 44 Sekolah Baru
45
Bab. 45. Sertifikat
46
Bab. 46. Teman Baru
47
Bab. 47. Permintaan terakhir
48
Bab 48. Bertemu ibu Della
49
Bab. 49. Wanita luar biasa
50
Bab. 50. Rindu dibawah senja
51
Bab. 51. Gladi resik
52
Bab. 52. Menunggu Bus
53
Bab. 53. Jun telah kembali
54
Bab. 54. Resepsi
55
Bab. 55. Sah
56
Bab. 56. Akhir yang bahagia

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!