Setelah mempersilakan paman dan bibinya untuk tinggal di rumah itu, Mella segera membereskan barang-barang yang akan ia bawa pindah ke kota L.
Sementara paman dan bibinya juga membereskan kamar yang akan mereka tempati dan juga merapikan barang bawaan mereka.
"Pak, sebenarnya Mella itu dapat uang dari mana coba ? dalam waktu sekejap ia bisa membeli rumah beserta isinya dan juga mobil."
"Dan sekarang ia akan pindah entah kemana, emangnya ia punya uang berapa banyak sehingga ia bisa pindah kesana kemari ?." ucap bibi.
"Sudahlah Bu, jangan berfikir negatif. Mungkin Mella punya uang tabungan yang ditinggalkan oleh almarhum mas Harun. Atau bisa jadi ia mendapatkan rejeki menang lotre misalnya."
"Yang terpenting kita sekarang masih bisa berteduh dan mempunyai tempat tinggal. Tidak perlu menjadi gelandangan." jawab sang suami.
Istrinya cemberut karena sang suami tidak mau merespon maksudnya. Ia sebenarnya ingin berdiskusi tentang uang yang Mella peroleh. Padahal setelah Pak Harun ayahnya di hukum mati.
Mella tidak mempunyai apa-apa, bahkan Mella sempat meminta tolong kepada mereka karena rumah mereka disita oleh pemerintah.
"Sudah Bu, jangan dipikirkan yang penting kita sudah tidak perlu khawatir tidak mempunyai tempat tinggal. Untung saja Mella mau menampung kita, ia tidak membalas perbuatan kita waktu itu." ucap sang suami saat melihat istrinya cemberut.
"Pak, apa jangan-jangan Mella menjadi istri simpanan seorang pejabat atau orang kaya raya. Buktinya ia bisa membuka kasus mas Harun dan bisa menyewa pengacara."
"Dan ia bisa mempunyai rumah dan mobil bahkan sekarang ia mau pindah ke tempat yang baru. Mungkin ia dibelikan rumah baru oleh suaminya itu."
"Dan ia ditempatkan di daerah lain luar kota misalnya, agar tidak ketahuan oleh istri sahnya. Setuju kan pak dengan pemikiran ibu ?." tanya sang istri yang masih ingin bergunjing tentang Mella keponakannya sendiri.
Suaminya hanya menggelengkan kepalanya, ia tidak habis pikir dengan istrinya itu. Bagaimana ia mempunyai piki…
Air Mata Mella
Bab. 42. Apartemen baru
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 56 Episodes
Comments