Bab. 15. Tamu tak diundang

Saat malam mulai menjelang, hampir semua insan terlelap dalam peraduannya, termasuk Mella. Ia terlelap melupakan sejenak kejadian-kejadian yang telah ia lewati, dengan mengurai air mata.

Sementara Jun, dengan kemampuannya membuat perisai yang melindungi rumah Mella. Bahkan ia memilih beristirahat di ruang tamu untuk memastikan bahwa kekasih hatinya bisa beristirahat dengan tenang.

Agar bisa menyongsong hari esok dengan penuh semangat dan suka cita. Jun bisa merasakan betapa lelahnya Mella menjalani kehidupan ini.

Dan benar saja, tamu yang tak diundang mendatangi rumah Mella. Dengan tenang Jun menghampiri tamu tak diundang itu yang tengah berusaha membuka pintu pagar rumah Mella.

"Bro jangan diam saja, bantu aku membuka pintunya ?." ucap salah satu dari mereka.

"Alah buka pintu saja tidak bisa ! dasar pemalas." ucap rekannya.

"Coba kalau kau bisa !." jawabnya tak mau kalah.

Dengan penuh percaya diri, rekannya tersebut berjalan dan mendekati pintu dan hendak menendangnya, namun ia langsung jatuh terjungkal karena di dorong oleh seorang.

"Eh Bedul, jangan main-main, kalau tidak mau dibantu bilang dong." ucap lelaki yang beradab kekar itu sambil mencoba berdiri.

"Aku tidak melakukan apa-apa, kau saja yang ingin bermain-main. Maklum masa kecil tidak bahagia." ucap temannya sambil menahan tawa.

"Kurang ajar ! kau meremehkan aku ya. " ucapnya langsung mengarahkan tinjunya.

"Woi sabar dulu, dengar penjelasan ku, ..., " ucapnya belum selesai bogem mentah telah mendarat tepat di pipinya.

Tak mau kalah, mereka saling beradu tinju. Setelah mereka dipisahkan oleh rekannya yang lain. Barulah mereka berhenti.

Namun, Jun tidak puas dengan hal itu. Ia mengambil sebongkah batu lalu melemparkannya kearah keduanya.

pria itu langsung menatap kearah temannya yang lain. Dengan sangat kesal keduanya berjalan mendekati kedua rekannya yang lain. Tanpa basa-basi mereka langsung melayangkan tinjunya tepat ke sasaran.

Mereka berempat akhirnya terlibat baku hantam didepan rumah Mella. Hal itu me…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

Zaqian Laili

Zaqian Laili

Oknum seperti ini harusnya yang dibom biar mati berkeping-keping

2023-04-15

1

lihat semua
Episodes
1 Bab. 1. Hukuman
2 Bab. 2. Air mata Mella
3 Bab. 3. Lampu Ajaib
4 Bab. 4. Harapan
5 Bab. 5. Orang Gila
6 Bab. 6. Rumah baru
7 Bab. 7. Di Sekolah
8 Bab. 8. Taman yang indah
9 Bab. 9. Mimpi
10 Bab. 10. Laboratorium
11 Bab. 11. Benih cinta
12 Bab. 12. Merajut cinta
13 Bab. 13. Ruang Sidang
14 Bab. 14. Sidang Pertama
15 Bab. 15. Tamu tak diundang
16 Bab. 16. Kelakuan sang Jendral
17 Bab. 17. Hantu
18 Bab. 18. Mimpi buruk
19 Bab. 19. Rapat
20 Bab. 20. Keraguan
21 Bab. 21. Foto keluarga
22 Bab. 22. I love you
23 Bab. 23. Pak Harun
24 Bab. 24. Kronologi kejadian
25 Bab. 25. Pak Harun tidak bersalah
26 Bab. 26. Lomba
27 Bab. 27. Ingin yang lebih
28 Bab. 28. Ingin punya keluarga
29 Bab. 29. Seorang penolong
30 Bab. 30. Ingin bekerja
31 Bab. 31. Kepergian Nelly
32 Bab. 32. Balas Dendam
33 Bab. 33. Sebuah gudang
34 Bab. 34. Ganti Rugi
35 Bab. 35. Perintah Jendral Pranoto
36 Bab. 36. Live streaming
37 Bab. 37. Pengakuan Melly
38 Bab. 38. Peringatan
39 Bab. 39. Kebakaran
40 Bab. 40. Ingin Pindah
41 Bab. 41. Ingin Pindah (2)
42 Bab. 42. Apartemen baru
43 Bab. 43. Tak ingin berpisah
44 Bab. 44 Sekolah Baru
45 Bab. 45. Sertifikat
46 Bab. 46. Teman Baru
47 Bab. 47. Permintaan terakhir
48 Bab 48. Bertemu ibu Della
49 Bab. 49. Wanita luar biasa
50 Bab. 50. Rindu dibawah senja
51 Bab. 51. Gladi resik
52 Bab. 52. Menunggu Bus
53 Bab. 53. Jun telah kembali
54 Bab. 54. Resepsi
55 Bab. 55. Sah
56 Bab. 56. Akhir yang bahagia
Episodes

Updated 56 Episodes

1
Bab. 1. Hukuman
2
Bab. 2. Air mata Mella
3
Bab. 3. Lampu Ajaib
4
Bab. 4. Harapan
5
Bab. 5. Orang Gila
6
Bab. 6. Rumah baru
7
Bab. 7. Di Sekolah
8
Bab. 8. Taman yang indah
9
Bab. 9. Mimpi
10
Bab. 10. Laboratorium
11
Bab. 11. Benih cinta
12
Bab. 12. Merajut cinta
13
Bab. 13. Ruang Sidang
14
Bab. 14. Sidang Pertama
15
Bab. 15. Tamu tak diundang
16
Bab. 16. Kelakuan sang Jendral
17
Bab. 17. Hantu
18
Bab. 18. Mimpi buruk
19
Bab. 19. Rapat
20
Bab. 20. Keraguan
21
Bab. 21. Foto keluarga
22
Bab. 22. I love you
23
Bab. 23. Pak Harun
24
Bab. 24. Kronologi kejadian
25
Bab. 25. Pak Harun tidak bersalah
26
Bab. 26. Lomba
27
Bab. 27. Ingin yang lebih
28
Bab. 28. Ingin punya keluarga
29
Bab. 29. Seorang penolong
30
Bab. 30. Ingin bekerja
31
Bab. 31. Kepergian Nelly
32
Bab. 32. Balas Dendam
33
Bab. 33. Sebuah gudang
34
Bab. 34. Ganti Rugi
35
Bab. 35. Perintah Jendral Pranoto
36
Bab. 36. Live streaming
37
Bab. 37. Pengakuan Melly
38
Bab. 38. Peringatan
39
Bab. 39. Kebakaran
40
Bab. 40. Ingin Pindah
41
Bab. 41. Ingin Pindah (2)
42
Bab. 42. Apartemen baru
43
Bab. 43. Tak ingin berpisah
44
Bab. 44 Sekolah Baru
45
Bab. 45. Sertifikat
46
Bab. 46. Teman Baru
47
Bab. 47. Permintaan terakhir
48
Bab 48. Bertemu ibu Della
49
Bab. 49. Wanita luar biasa
50
Bab. 50. Rindu dibawah senja
51
Bab. 51. Gladi resik
52
Bab. 52. Menunggu Bus
53
Bab. 53. Jun telah kembali
54
Bab. 54. Resepsi
55
Bab. 55. Sah
56
Bab. 56. Akhir yang bahagia

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!