Gani menoleh ke sumber suara, suara itu begitu akrab di telinganya, suara itu membuatnya ingin menangis karena terlalu rindu, suara itu sangat ia rindukan selama ini.
Perlahan seseorang keluar dari dalam mobil, air mata Gani tak mampu ia bendung lagi. Ia segera berlari menghambur ke dalam pelukan orang yang baru saja keluar dari dalam mobil polisi itu.
"Ibu !." teriak Gani.
Keduanya saling berpelukan, melepaskan kerinduan yang selama ini membelenggu. Ya wanita itu adalah ibu kandung Gani yang selama ini ia cari-cari.
"Ibu aku sangat merindukan ibu, dimana ibu selama ini ? mengapa ibu meninggalkan ku seorang diri ?." tanya Gani dalam Isak tangisnya.
"Maafkan ibu nak, maafkan ibu." hanya itu yang bisa wanita itu katakan.
Ia tidak bisa bercerita apa yang selama ini ia alami dan juga sang suami. Gani tidak perlu mengetahuinya. Suatu saat Gani akan mengetahui sendiri setelah ia tumbuh dewasa. Saat ini biarlah ia tumbuh seperti anak-anak seusianya.
"Ibu, dimana ayah ?." tanya Gani.
"Ayah telah pergi meninggalkan kita nak, ayah telah kembali ke surga lebih dahulu." jawab sang ibu.
"Surga itu dimana Bu ? apakah itu terlalu jauh apakah kita bisa menyusul ayah ? Gani sangat merindukan ayah Bu, Gani rindu ayah." ucap Gani dengan polosnya.
Hal itu semakin membuat sang ibu menangis pilu. Ia mengeratkan pelukannya pada Gani. Bagaimana caranya ia m mejelaskan kepada Gani bahwa ayahnya telah meninggal dunia di tangan Jendral Pranoto.
Disaat keduanya saling berpelukan. Mella keluar karena mendengar suara orang yang menangis pilu. Setelah mengetahui bahwa itu adalah Gani, ia segera menghampirinya.
"Gani apa yang sebenarnya terjadi ?." tanya Mella.
"Kak kenalkan ini ibu kandung Gani yang selama ini Gani cari." jawab Gani.
"Ibu, bukankah ibu yang datang saat di persidangan itu ?.' tanya Mella setelah mengetahui wajah wanita yang memeluk Gani itu.
Wanita itu hanya bisa mengangguk, ia semakin sedih. Mengingat kebaikan pak Harun terhadap dirinya dan sang suami hingga beliau harus berurusa…
Air Mata Mella
Bab. 29. Seorang penolong
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 56 Episodes
Comments