Sementara di tempat Jendral Pranoto, kini sedang diadakan sebuah rapat kecil untuk menangani sidang berikutnya. Mereka harus bisa memenangkan kasusnya, apapun caranya.
"Jendral kita harus membeli saksi yang bersedia menjelaskan bahwa anda tidak bersalah tetapi memang pak Harun yang bersalah." usul sang pengacara.
"Aku berfikir demikian, tapi siapa orangnya ?." jawab sang Jendral.
"Keluarga bapak Harun sendiri dan juga teman dekatnya." jawab si pengacara itu dengan penuh keyakinan.
Jendral Pranoto terdiam sejenak, kemudian mengangguk sebagai tanda bahwa ia juga setuju dengan usul pengacara tersebut.
"Besok temui saudara pak Harun, beri ia imbalan yang besar agar mau bersaksi bahwa bom bunuh diri yang dilakukan oleh pak Harun, sudah direncakan sejak lama."
"Katakan juga kepada mereka, selama mereka mau bekerjasama maka keamanan mereka akan aku jamin, tepi jika sebaliknya tunggu dan lihat saja bagaimana aku akan membereskan mereka." ucap Jendral Pranoto terhadap orang kepercayaannya.
"Kau tenang saja bos, serahkan tugas ini kepada kami." jawabnya dengan sombong.
"Bagus, lalu bagaimana perkembangan dan pergerakan dari gadis bau kencur itu ?." tanyanya lagi.
"Sejauh ini Mella tidak terlihat melakukan aktivitas diluar. Ia lebih banyak berada didalam rumahnya dan tidak terlihat seorangpun yang menemuinya."
"Sejak kejadian waktu itu, ia dijauhi oleh keluarganya dan juga teman-temannya. Dan Polisi yang bernama Della itu kini tengah sibuk mengurus masalahnya sendiri." jawab orang kepercayaannya Jendral Pranoto itu secara singkat.
Jika setiap saat Mella berada didalam rumahnya lalu dari mana ia mendapatkan begitu banyak bukti dan saksi ? siapa sebenarnya yang berada dibalik gadis itu ?.
Aku harus segera mengetahuinya sebelum semuanya terlambat. Orang yang membantu Mella pastilah bukan orang sembarangan. Buktinya ia bisa mengetahui banyak hal tentang diriku.
Atau sebenarnya ada salah satu musuhku yang berada dibalik gadis itu ? Jika begitu aku harus berhati-hati.
"Coba cari tau…
Air Mata Mella
Bab. 19. Rapat
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 56 Episodes
Comments
Zaqian Laili
Semakin seru ceritanya
2023-04-15
1