Seperti yang sudah direncanakan sebelumnya, Mella akhirnya mengikuti Hani mengunjungi saudaranya yang berada diluar kota.
Dengan pikiran yang sangat kacau Mella mengikuti apapun yang diminta oleh Hani. Ia benar-benar tidak bisa melupakan Jun dan fokus dengan apa yang ada dihadapannya saat ini.
Sepanjang perjalanan Mella hanya melamun dan sesekali air matanya menetes. Ia benar-benar kehilangan sosok Jun yang selama ini mendampinginya dalam suka maupun duka.
"Mella apakah kau baik-baik saja ?." tanya Hani.
"Aku aku baik-baik saja." jawab Mella.
"Mella jangan berbohong, sejak tadi kau hanya melamun dan terkadang aku lihat ada air mata yang jatuh di pipimu." ucap Hani.
Mella hanya menggelengkan kepalanya, dan tak terasa air matanya menetes tanpa bisa ia bendung lagi.
Hani memeluknya mencoba memberikan dukungan kepada Mella meskipun ia tidak tau apa yang sedang Mella alami.
"Jika kau percaya kepada ku, ceritakan saja kepada ku, meskipun aku tidak bisa membantu mu setidaknya beban yang ada di hatimu sedikit berkurang." ucap Hani dengan tulus.
"Aku telah kehilangan seseorang yang sangat aku cintai setelah aku kehilangan seluruh keluarga ku." ucap Mella.
Mella tak mampu berkata apa-apa lagi. Air matanya semakin deras membasahi pipinya. Ia seolah tak mampu berkata apa-apa lagi karena dadanya terasa begitu sesak.
"Yang sabar Mella, jika ia memang ditakdirkan menjadi milik mu maka ia kan datang kembali untuk melanjutkan kisah yang sempat tertunda ini."
"Yakinlah apapun yang terjadi dalam kehidupan ini, adalah yang terbaik bagi kita. Percayalah akan hal itu Mella." ucap Hani.
Mella hanya bisa mengangguk, ia percaya akan apa yang dikatakan oleh Hani. Tetapi rasa kehilangan ini sungguh-sungguh membuat dirinya sangat menderita.
Dengan sabar Hani memberikan dukungan dan semangat agar Mella bisa lebih tegar dalam menghadapi ujian ini.
Hingga tak terasa mereka telah sampai di tujuan. Keduanya dijemput oleh seseorang yang sengaja diutus untuk menjemput mereka berdua di terminal bus.
…
Air Mata Mella
Bab 48. Bertemu ibu Della
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 56 Episodes
Comments