Pria itu tidak menyangka bahwa Jendral Pranoto yang selama ini ia bela mati-matian tidak mau melindunginya malah ingin membunuhnya.
Dengan berat hati pria itu melangkahkan kakinya dengan putus asa. Ia tidak tau harus meminta pertolongan kepada siapa.
"Berhenti dan jangan bergerak !." perintah Jendral Pranoto.
Namun, pria itu sama sekali tidak mendengarkannya. Ia terus melangkah hendak pulang menemui keluarganya.
Dengan emosi sang Jendral menembaki anak buahnya tersebut. Namun lagi-lagi tak satupun peluru itu bisa menyentuhnya.
"Tangkap dia dan masukkan kedalam penjara bawah tanah !." ucap sang Jendral.
Namun apa yang terjadi, tubuh anak buahnya itu seperti sebuah bayangan. Ia bisa dilihat namun tidak bisa disentuh, apalagi untuk ditangkap.
"Bos mungkin ia telah berubah menjadi hantu sejak tadi." ucap salah satu anak buahnya.
"Bedebah, mana ada hantu yang bisa makan dan minum. Ia bahkan meminta pertolongan dan perlindungan dari ku." jawab sang Jendral dengan amarah yang membara.
Sebenarnya ia meras frustasi, karena apapun yang ingin ia lakukan untuk menghentikan pria itu semuanya sia-sia belaka.
Ia takut jika anak buahnya tersebut berbicara jujur dihadapan hakim. Maka semua yang telah ia bangun selama ini akan hancur berkeping-keping.
Sementara anak buahnya itu terus saja melangkah. Tak memperdulikannya. Ia terlanjur kecewa terhadap Jendral Pranoto yang selama ini ia bela.
Dalam hati pria itu bersumpah akan mengatakan semuanya dihadapan hakim atau bahkan dihadapan seluruh dunia.
Ia sadar bahwa saat ini ia berada dalam genggaman hantu pak Harun, sehingga Jendral Pranoto tidak bisa berbuat apa-apa terhadap dirinya.
Hanya pak Harun yang bisa melakukan sesuatu terhadap dirinya. Begitulah pemikiran pria yang bertubuh kekar itu, yang kini bermental perempuan.
Hanya bisa menangis, meratapi dan menyesali semua perbuatannya yang telah melanggar hukum. Dibawah penegak hukum.
Jun, tersenyum karena rencananya telah berhasil. Ia telah mendapatkan banyak saksi untuk menjerat Jendr…
Air Mata Mella
Bab. 18. Mimpi buruk
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 56 Episodes
Comments
Zaqian Laili
Jadi terharu
2023-04-15
0