Bab. 35. Perintah Jendral Pranoto

Dengan santai Dul menikmati sebatang rokok itu hingga habis. Kemudian ia menghela nafasnya dan menghembusnya dengan kasar.

"Pak Harun, bukankah sudah kami ingatkan bahwa bapak jangan macam-macam. Tetapi bapak malah melaporkan kami ke kantor polisi."

"Untung saja teman kami yang menerima laporan bapak, jika bukan pasti bapak dalam masalah yang lebih berat lagi." ucap Dul.

Kemudian Dul menghela nafas lagi. Ia seolah sedang menata hatinya yang seakan sedang tidak baik-baik saja.

"Pak terimakasih telah menyelamatkan saudara saya. Oleh karena itu saya harap bapak jangan melakukan hal-hal yang bisa membahayakan nasib keluarga bapak." ucap Dul.

Tanpa menjelaskan semuanya Dul pergi meninggalkan rumah Pak Harun. Tanpa menoleh ke belakang Dul terus berlalu meninggalkan pak Harun dan istri yang masih bingung dengan ucapan Dul tadi.

Kemudian pak Harun duduk kembali bersama sang istri. Mencoba berbincang-bincang dan mencari solusi dari masalah yang mereka hadapi.

Tak lama ponsel pak Harun yang jadul itu berdering. Dan ada sebuah nomor asing yang menghubunginya.

"Sebentar lagi anak buahku akan menjemput mu." ucap Jendral Pranoto dari sebrang telepon.

"Maaf tuan bukankah belum ada dua hari ?." tanya pak Harun.

"Jangan banyak bicara, kau diam dirumah dan tunggu anak buahku menjemput mu." jawab Jendral Pranoto kemudian menutup panggilan itu dengan kasar.

Pak Harun hanya menggelengkan kepalanya. Lalu mengatakan semuanya kepada sang istri. Baru saja beliau bercerita datanglah sebuah mobil di depan rumahnya.

Muncul seorang polisi yang tadi sempat menerima laporannya. Tanpa basa-basi Polisi itu langsung membawa pak Harun untuk menemui Jendral Pranoto.

"Pak mengapa saya anda bawa apa salah saya pak ?." tanya pak Harun.

"Kau akan tau jawabannya nanti setelah bertemu dengan Jendral Pranoto." jawabnya singkat.

Kemudian mobil itu melaju, meninggalkan rumah pak Harun dengan sang istri yang masih setia didepan pintu. Melepaskan sang suami dengan iringan doa dan air mata.

Setelah sampai pak Har…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Episodes
1 Bab. 1. Hukuman
2 Bab. 2. Air mata Mella
3 Bab. 3. Lampu Ajaib
4 Bab. 4. Harapan
5 Bab. 5. Orang Gila
6 Bab. 6. Rumah baru
7 Bab. 7. Di Sekolah
8 Bab. 8. Taman yang indah
9 Bab. 9. Mimpi
10 Bab. 10. Laboratorium
11 Bab. 11. Benih cinta
12 Bab. 12. Merajut cinta
13 Bab. 13. Ruang Sidang
14 Bab. 14. Sidang Pertama
15 Bab. 15. Tamu tak diundang
16 Bab. 16. Kelakuan sang Jendral
17 Bab. 17. Hantu
18 Bab. 18. Mimpi buruk
19 Bab. 19. Rapat
20 Bab. 20. Keraguan
21 Bab. 21. Foto keluarga
22 Bab. 22. I love you
23 Bab. 23. Pak Harun
24 Bab. 24. Kronologi kejadian
25 Bab. 25. Pak Harun tidak bersalah
26 Bab. 26. Lomba
27 Bab. 27. Ingin yang lebih
28 Bab. 28. Ingin punya keluarga
29 Bab. 29. Seorang penolong
30 Bab. 30. Ingin bekerja
31 Bab. 31. Kepergian Nelly
32 Bab. 32. Balas Dendam
33 Bab. 33. Sebuah gudang
34 Bab. 34. Ganti Rugi
35 Bab. 35. Perintah Jendral Pranoto
36 Bab. 36. Live streaming
37 Bab. 37. Pengakuan Melly
38 Bab. 38. Peringatan
39 Bab. 39. Kebakaran
40 Bab. 40. Ingin Pindah
41 Bab. 41. Ingin Pindah (2)
42 Bab. 42. Apartemen baru
43 Bab. 43. Tak ingin berpisah
44 Bab. 44 Sekolah Baru
45 Bab. 45. Sertifikat
46 Bab. 46. Teman Baru
47 Bab. 47. Permintaan terakhir
48 Bab 48. Bertemu ibu Della
49 Bab. 49. Wanita luar biasa
50 Bab. 50. Rindu dibawah senja
51 Bab. 51. Gladi resik
52 Bab. 52. Menunggu Bus
53 Bab. 53. Jun telah kembali
54 Bab. 54. Resepsi
55 Bab. 55. Sah
56 Bab. 56. Akhir yang bahagia
Episodes

Updated 56 Episodes

1
Bab. 1. Hukuman
2
Bab. 2. Air mata Mella
3
Bab. 3. Lampu Ajaib
4
Bab. 4. Harapan
5
Bab. 5. Orang Gila
6
Bab. 6. Rumah baru
7
Bab. 7. Di Sekolah
8
Bab. 8. Taman yang indah
9
Bab. 9. Mimpi
10
Bab. 10. Laboratorium
11
Bab. 11. Benih cinta
12
Bab. 12. Merajut cinta
13
Bab. 13. Ruang Sidang
14
Bab. 14. Sidang Pertama
15
Bab. 15. Tamu tak diundang
16
Bab. 16. Kelakuan sang Jendral
17
Bab. 17. Hantu
18
Bab. 18. Mimpi buruk
19
Bab. 19. Rapat
20
Bab. 20. Keraguan
21
Bab. 21. Foto keluarga
22
Bab. 22. I love you
23
Bab. 23. Pak Harun
24
Bab. 24. Kronologi kejadian
25
Bab. 25. Pak Harun tidak bersalah
26
Bab. 26. Lomba
27
Bab. 27. Ingin yang lebih
28
Bab. 28. Ingin punya keluarga
29
Bab. 29. Seorang penolong
30
Bab. 30. Ingin bekerja
31
Bab. 31. Kepergian Nelly
32
Bab. 32. Balas Dendam
33
Bab. 33. Sebuah gudang
34
Bab. 34. Ganti Rugi
35
Bab. 35. Perintah Jendral Pranoto
36
Bab. 36. Live streaming
37
Bab. 37. Pengakuan Melly
38
Bab. 38. Peringatan
39
Bab. 39. Kebakaran
40
Bab. 40. Ingin Pindah
41
Bab. 41. Ingin Pindah (2)
42
Bab. 42. Apartemen baru
43
Bab. 43. Tak ingin berpisah
44
Bab. 44 Sekolah Baru
45
Bab. 45. Sertifikat
46
Bab. 46. Teman Baru
47
Bab. 47. Permintaan terakhir
48
Bab 48. Bertemu ibu Della
49
Bab. 49. Wanita luar biasa
50
Bab. 50. Rindu dibawah senja
51
Bab. 51. Gladi resik
52
Bab. 52. Menunggu Bus
53
Bab. 53. Jun telah kembali
54
Bab. 54. Resepsi
55
Bab. 55. Sah
56
Bab. 56. Akhir yang bahagia

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!