Dengan santai Dul menikmati sebatang rokok itu hingga habis. Kemudian ia menghela nafasnya dan menghembusnya dengan kasar.
"Pak Harun, bukankah sudah kami ingatkan bahwa bapak jangan macam-macam. Tetapi bapak malah melaporkan kami ke kantor polisi."
"Untung saja teman kami yang menerima laporan bapak, jika bukan pasti bapak dalam masalah yang lebih berat lagi." ucap Dul.
Kemudian Dul menghela nafas lagi. Ia seolah sedang menata hatinya yang seakan sedang tidak baik-baik saja.
"Pak terimakasih telah menyelamatkan saudara saya. Oleh karena itu saya harap bapak jangan melakukan hal-hal yang bisa membahayakan nasib keluarga bapak." ucap Dul.
Tanpa menjelaskan semuanya Dul pergi meninggalkan rumah Pak Harun. Tanpa menoleh ke belakang Dul terus berlalu meninggalkan pak Harun dan istri yang masih bingung dengan ucapan Dul tadi.
Kemudian pak Harun duduk kembali bersama sang istri. Mencoba berbincang-bincang dan mencari solusi dari masalah yang mereka hadapi.
Tak lama ponsel pak Harun yang jadul itu berdering. Dan ada sebuah nomor asing yang menghubunginya.
"Sebentar lagi anak buahku akan menjemput mu." ucap Jendral Pranoto dari sebrang telepon.
"Maaf tuan bukankah belum ada dua hari ?." tanya pak Harun.
"Jangan banyak bicara, kau diam dirumah dan tunggu anak buahku menjemput mu." jawab Jendral Pranoto kemudian menutup panggilan itu dengan kasar.
Pak Harun hanya menggelengkan kepalanya. Lalu mengatakan semuanya kepada sang istri. Baru saja beliau bercerita datanglah sebuah mobil di depan rumahnya.
Muncul seorang polisi yang tadi sempat menerima laporannya. Tanpa basa-basi Polisi itu langsung membawa pak Harun untuk menemui Jendral Pranoto.
"Pak mengapa saya anda bawa apa salah saya pak ?." tanya pak Harun.
"Kau akan tau jawabannya nanti setelah bertemu dengan Jendral Pranoto." jawabnya singkat.
Kemudian mobil itu melaju, meninggalkan rumah pak Harun dengan sang istri yang masih setia didepan pintu. Melepaskan sang suami dengan iringan doa dan air mata.
Setelah sampai pak Har…
Air Mata Mella
Bab. 35. Perintah Jendral Pranoto
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 56 Episodes
Comments