Raefal menyudahi ciumannya, dia memberikan jarak antaranya dengan Tiara. Dia memundurkan badannya, namun matanya masih menatap Tiara dengan teduh. Tiara yang awalnya terpejam, langsung membuka matanya perlahan, balas menatap Raefal. Suasana canggung menyelimuti keduanya. Tapi, Raefal memberanikan diri untuk bicara.
"Maaf!" ucap Raefal singkat.
Setelah itu, Raefal kembali duduk di kursi balik kemudi mobil dengan benar dan melihat ke arah depan. Kembali fokus menyetir dan mobil pun nyala kembali.
Selama perjalanan, keduanya terdiam. Setelah apa yang terjadi, tidak ada satupun dari keduanya yang berani angkat bicara. Merasa canggung antar satu sama lain dan merasa bersalah. Itulah yang dirasakan sekarang.
Itu adalah pengalaman mereka yang pertama dan dilakukan dengan mendadak, tanpa mereka mengerti maksud dari apa yang mereka lakukan.
Raefal mencuri pandang ke arah Tiara. Melirik sesekali, ingin melihat bagaimana wajah Tiara, maksudnya ekspresi wajahnya. Ia yang merasa bersalah karena tindakan yang dia lakukan tadi, secara mendadak dan tanpa meminta izin. Hatinya sungguh gelisah memikirkan kalau Tiara akan marah padanya. Takut marah, pikirnya.
Apa dia tidak marah, ya? Atau dia menyembunyikan rasa marahnya?
Duh, Raefal kenapa kamu bisa sampai berpikiran untuk mencium Tiara seperti itu. Mana kamu menikmatinya. Ah, sial!
Kalau Tiara marah, dia akan menjauh, lalu tidak ingin berteman denganmu lagi. Bagaimana?
Ada apa denganmu sebenarnya, Raefal?
Tiara yang tidak menyadari kalau dirinya diperhatikan oleh Raefal, masih asyik menatap indahnya pemandangan luar mobil. Matanya dimanjakan dengan berbagai kendaraan atau bangunan-bangunan serta pepohonan yang rindang bertebaran di luar mobil.
Berbeda dengan pikirannya, dia merasa sangat gelisah, karena kejadian tadi saat Raefal menciumnya. Dimana dia yang malah menyambut itu dan juga menikmatinya.
Ya, tanpa mereka ketahui, ternyata mereka satu sama lain sama-sama merasa gelisah karena kejadian yang baru terjadi beberapa menit lalu…
Kenangan Tiara
Canggung
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 75 Episodes
Comments