Tiara mengerjapkan kedua matanya, mencoba menyesuaikan dengan cahaya yang menerobos masuk melalui jendela kamarnya.
Matahari sudah mulai menampakkan dirinya dan menyebarkan sinarnya. Tiara menggeliat di atas tempat tidur. Sebenarnya, dia tidak tidur kemalaman atau begadang semalam, namun rasanya dia masih ingin tertidur di kasur tercintanya ini yang sudah kurang lebih 1 minggu dia tinggal pergi ke rumah sakit.
Rasa nyaman dan empuknya begitu ia rindukan, karena tidak dia dapati di rumah sakit yang hanya tidur di atas brankar yang tidak empuk seperti kasur pastinya.
Tiara mencoba mengumpulkan kesadarannya. Dia sudah terduduk, walaupun badannya masih lemas. Dia pun menyandarkan tubuhnya ke headboard.
"Hhooaamm ... Duh kok ngantuk banget ya ..."
".... pasti karena di rumah sakit gak nyenyak tidurnya." Tiara masih mencoba untuk mengumpulkan energi dan kesadarannya bahkan beberapa kali dia yang masih merasa mengantuk itu menguap.
Akhirnya, setelah merasa bahwa tubuhnya lebih berenergi dan sudah terkumpul kesadarannya, dia pun melangkah ke kamar mandi.
Byuur ... Byurrr ...
"Eh ... Ya ampun, aku harus kembali bekerja, pasti pekerjaan di kantor banyak yang menungguku!" seru Tiara, dengan cepatnya dia langsung menuangkan shampo ke rambutnya dan membilasnya.
••••
"Loh, Ra! Hati-hati!" Pekik Yuna melihat anaknya yang turun dari lantai dua dengan lari terbirit-birit, mana sambil memakai kedua sepatu heels hitamnya.
"Eh, Ma. Ini jam berapa?" tanya Tiara panik. Yuna mengernyit bingung.
"Kenapa emangnya? Kamu juga kenapa panik gitu?" Yuna tidak menjawab pertanyaan Tiara, melainkan malah balik bertanya.
"Mah, sekarang jam berapa?" Tiara juga bukannya menjawab, dia malah menanyakan ulang pertanyaannya tadi.
"Jam 9 pagi. Ada apa, sih?"
"Kok ada apa sih Ma. Aku harus balik kerja ke kantor!" seru Tiara kesal, melihat Yuna yang terlihat biasa aja.
"Kamu yang gimana, kamu baru pulang dari rumah sakit malah mau ke kantor."
"Kenapa Tiara gak dibangunin?" tanya Tiara protes karena tidak ada…
Kenangan Tiara
Ingin Kembali Bekerja
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 75 Episodes
Comments