Sekarang semua sudah melakukan aktivitas masing-masing. Raefal dan Lucas masih asik berdua di depan minimarket. Mereka tidak mengobrol apalagi bercanda gurau. Raefal hanya diam dan terus bergelut dengan pikirannya. Sedari tadi, dia hanya bengong sesekali meminum minuman yang dia beli. Sedangkan Lucas yang bosan melihat Raefal yang dikiranya akan menjadi teman ngobrol, memutuskan untuk melihat ke arah jalan raya.
"Raefal!" Terdengar suara panggilan perempuan yang tidak asing di telinga Raefal, siapa lagi kalau bukan Tiara. Tiara diam berdiri mematung. Raefal memandang dengan tatapan sayu.
"Tiara? Ada apa? Sudah selesai bicara dengan Ryder?" Beberapa pertanyaan dilontarkan Raefal membuat Tiara kebingungan.
"Iya, sudah selesai. Kalian bicara apa?" Ucap Tiara lalu menggeser kursi dan duduk.
"Boro-boro ngobrol, bicara sekata pun enggak," sambar Lucas. Dia mengeluarkan senyum tengilnya dan melirik sinis ke Raefal.
"Kata siapa? Kamu aja kali daritadi liatin jalan mulu," balas Raefal cuek.
Tiara tidak bisa menahan tawanya melihat ekspresi wajah Raefal dan Lucas. "Ha Ha Ha, boleh aku gabung?"
"Aku udah mau pulang. Waktu makan siang mau selesai, ada tugas penting yang belum selesai di kantor."
"Aku permisi, duluan. Masih ada Lucas." Raefal berdiri dan hendak meninggalkan Tiara dan Lucas. Padahal baru saja Tiara duduk. Entah apa yang dipikirkan Raefal, dia hanya ingin pergi.
"Apa tugas itu terlalu banyak? Kamu kan pemimpin perusahaan." Ucap Tiara dengan raut wajah bingung dicampur rasa bersalah juga terhadap Raefal.
Raefal berbalik. "Maksudmu karena aku seorang CEO, aku tidak perlu bekerja gitu? Pekerjaanku juga banyak, bahkan lebih sulit daripada karyawan biasa. Jangan main meremehkan begitu, masa kamu tidak tahu? Kamu juga seorang CEO, atau apakah kamu itu CEO pemula ya? Hm, atau bisa jadi juga sih, kamu itu bukan seorang CEO, makanya kamu tidak tahu apa tugas dan apa yang harus seorang pemimpin pikirkan dan lakukan. Hanya untuk gaya-gayaan karena ayahmu punya perusahaan bes…
Kenangan Tiara
Bukan Aku, Bu!
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 75 Episodes
Comments