Tiara bergeming.
"Haiiii, helooo, kenapa diam?" tanya Raefal dengan mengibaskan tangannya di depan wajah Tiara. Menyadarkan gadis itu yang terus melamun. Tak lama, Tiara pun tersadar.
"Hehe Ma-af. Apa tadi?" Tiara kembali bersuara. Raefal hanya menggelengkan kepalanya, lalu terdiam. Dia hanya menatap lurus ke depan.
"Gak usah dipikirin."
"Hem, bukan begitu. Ulang pertanyaannya," pinta Tiara.
Mendengar permintaan itu, tak membuat Raefal menoleh, dia masih menatap ke depan. "Buat apa?"
"Untuk memastikan yang aku dengar tidak salah ," jawab Tiara. Tatapannya sungguh ia buat meyakinkan, seperti tatapan permohonan.
"Kamu terdiam tadi, artinya kamu mendengarnya dengan baik dan itu benar." Raefal kembali menjelaskan. Tiara yang ada di sebelahnya langsung menegang dan menegakkan tubuhnya.
Duh, kok jadi canggung sih, batin Tiara.
"Ta-pi, itu harus melewati proses. Banyak hal yang harus kita ketahui dan kenal satu sama lain. Bisa kita berteman? Kita mulai berteman," jelas Tiara panjang lebar, berharap Raefal dapat mengerti.
Raefal yang sedari tadi sudah menoleh dan mendengarkan ucapan Tiara dengan baik, menghela napas pelan. "Tidak usah dipikirin amat, lihat nanti. Sekarang kita berteman."
Raefal pun tersenyum. Begitu juga dengan Tiara, mereka saling melempar senyum. Senyum bahagia yang sangat menyenangkan seakan-akan baru mendapatkan sebuah hadiah.
Tiara menghembuskan napas lega. "Akhirnya ... tidak tahu, aku takut karena aku tahu, kamu sangat marah padaku walau tidak kamu utarakan. Jadinya kepikiran deh"
"Tapi, sekarang aku lega, kamu telah memaafkanku dan menerimaku jadi temanmu lagi. Maaf yaa, tidak akan kuulangi," ucap Tiara menceritakan apa yang terjadi pada dirinya selama ini.
"Ya, aku yang salah, aku berlebihan."
"Oke, sebagai teman yang baik, aku akan traktir kamu makan siang di restauran terbaik di sini," ajak Raefal. "Dan kamu tidak boleh menolak," sambung Raefal.
"Iya, iya. Aku mau kok. Apalagi gratis, huuu pasti nambah enak makanannya," seru Tiara riang, apalagi…
Kenangan Tiara
Mulai Berteman
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 75 Episodes
Comments