Darrel yang melihat Tiara syok langsung merasa panik. "Ada apa denganmu Tiara?"
"Tidak mungkin, tidak mungkin." Tiara terus berkata seperti itu sambil menggeleng-gelengkan kepalanya.
"Tiara! Ada apa?!" Sentak Darrel yang melihat Tiara terus menggelengkan kepalanya. Melihat Tiara yang tidak menjawab, melainkan malah menggelengkan kepalanya, dia merasa kebingungan dan panik karena takut terjadi apa-apa.
"Jangan kamu gelengkan terus kepalamu, nanti kamu jadi pusing, Ra!" Darrel kembali menyentak Tiara agar suaranya dapat terdengar dan membuat Tiara berhenti menggelengkan kepalanya karena itu membuatnya merasakan pusing.
Tiara yang tersadar dari lamunannya, akhirnya berhenti menggerakkan kepalanya dan menatap Darrel dengan mata yang sayu.
Genangan air mata sudah terkumpul di pelupuk matanya dan seperti sudah siap untuk keluar dari matanya. Matanya tampak berkaca-kaca sesata setelah membuka ponselnya dan membaca pesan yang tidak tau apa isinya.
"Hei! Kenapa kamu malah menangis? Siapa b*jingan yang mengirimu pesan hingga kamu menangis?" Panik Darrel. Dia menggapai tangan Tiara dan menggoyangkannya perlahan.
"Raefal!" Pekik Tiara. Tidak dapat menahannya lagi, air mata pun lolos dari matanya dan turun membasahi kedua pipinya.
"Pesan apa yang dikirim olehnya sampai kamu malah menangis? Dasar pria yang tidak punya hati, bisa-bisanya membuat seorang wanita menangis!" Darrel berkata dengan penuh amarah bahkan mengumpati Raefal tanpa dia tau apa yang sebenarnya telah diterima Tiara.
"Tolong, antar aku ke rumah sakit!" Pinta Tiara. Tangisannya semakin kencang. Tangannya memegang lengan Darrel dengan kuat. Tatapan memohon dilihat oleh Darrel. Masih ada rasa marah dan panik karena melihat Tiara yang sudah sangat kalut.
"Siapa yang sakit? Keluargamu, sakit?" Tanya Darrel.
Bukannya anggukan, tapi gelengan sebagai jawabannya. "Lalu siapa?" Darrel kembali bertanya, ingin mengetahui tujuan Tiara yang terlihat sangat terburu-buru ingin ke rumah sakit.
"Raefal kecelakaan! Dan keadaannya…
Kenangan Tiara
Bab 55
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 75 Episodes
Comments