Kafe ******
Tiara masih memandang jalanan, setelah Raefal sudah pergi dan tak terlihat lagi, dia mengalihkan tatapannya ke arah jalanan yang sepi akan mobil.
Tatapan kosong dan wajah datar menghiasi wajahnya. Hanya itu yang tampak dilihat.
Ryder yang menyadarinya menggenggam tangan Tiara dan menyadarkannya. "Kenapa melamun?"
Tiara terperanjat dengan ucapan Ryder. Dia juga tersadar bahwa Ryder ternyata memegang tangannya. Dia langsung menarik tangannya.
"Padahal aku hanya berbicara dengan pelan, tapi sepertinya kamu sangat terkejut." Ucap Ryder, dia mengernyitkan keningnya. Lalu, kembali tersenyum. "Kenapa dilepas genggamanku?"
'Ah, laki-laki ini tuh mengesalkan. Tapi, bisa-bisanya aku malah lebih mengingat janji dengannya daripada dengan Raefal yang terlihat lebih bersahabat'
'Ah, aku benar-benar tidak enak dengannya. Aku harus menemuinya. Sekarang sajalah, aku juga tiba-tiba malas bertemu Ryder ini setelah melihat Raefal pergi.'
Tiara hendak berdiri, beranjak dari kursinya. Namun, lagi-lagi Ryder menggenggam tangannya. Dia seperti menahan Tiara untuk tidak pergi kemana-mana. Bahkan kali ini genggamannya lebih kuat.
"Aw! Ryder! Kenapa kamu pegang tanganku dengan kencang seperti itu, sakit!" Keluh Tiara membuat Ryder tersadar bahwa dia terlalu berlebihan memegang tangan Tiara.
"Jangan pergi! Mau kemana kamu? Kita kan memang ada janji? Kamu harus menepatinya!"
'Persetan dengan janji itu! Pasti waktu itu pikiranku sedang melayang!'
"Kamu ingin menghampiri Raefal?" Tanya Ryder mendadak. Tiara membulatkan matanya sempurna.
'Bagaimana bisa dia tahu apa yang ada di pikiranku'
"Jadi benar ya? Hei Tiara, janjimu denganku bukan dengan kakakku! Atau kamu juga memiliki janji bertemu dengannya ya? Wah bisa-bisanya kamu memiliki janji bertemu dengan dua orang lelaki." Ryder menepuk tangannya. Dia juga menggelengkan kepalanya. Matanya tertutup dan terlihat segaris senyuman di bibirnya.
Sungguh, itu benar-benar menyebalkan. Kalau Tiara mengiyakan pernyataan Ryder dia pasti akan leb…
Kenangan Tiara
Putri Keluarga Celeste
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 75 Episodes
Comments