Darrel baru pulang dan membuka pintu apartemennya. Suasana apartemennya sangat sepi dan hening. Lampunya masih mati di berbagai ruangan.
Awalnya Darrel merasa biasa saja. Tapi, semakin dia pikir, tumben Jasmine tidak menyalakan lampu ruangan. Tidak mungkin kan hari sudah mulai masuk malam dan orang memilih mematikan semua lampunya sendirian. Kayaknya mustahil.
Tangan Darrel terus meraba dinding untuk mencari saklar lampu. Setelah merasa menemukannya, dia langsung memencetnya dan hiduplah lampu ruang tamu.
Satu per satu lampu mulai ia nyalakan, tidak ada tanda-tanda kalau Jasmine ada disana. Sempat terpikir kalau Jasmine pingsan dan tidak sempat menyalakan lampu, namun semuanya terbantah saat dia tidak melihat siapapun.
Tinggal satu lampu yang belum nyala yaitu kamar Jasmine. Darrel tidak mau masuk dan bertanya kenapa lampu kamar Jasmine tidak ia nyalakan. Mood nya sekarang benar-benar berantakan. Masalah di perusahaan membuatnya menjadi tidak karuan.
Dia butuh ketenangan. Dan dia membutuhkan Tiara di sampingnya, tapi itu tidak mungkin terjadi. Namun, tidak ada salahnya mencoba untuk mengajak Tiara bertemu.
Darrel yang sudah berada di kamar, duduk di tepi kasur. Tangannya langsung mengambil ponselnya dan mencari kontak Tiara.
" Halo, Tiara!" sapa Darrel.
"Ya, hallo. Ada apa Darrel?" tanya Tiara.
"Bisakah kita bertemu malam ini?"
"Bertemu? Untuk apa?"
"Aku .. Hanya ingin bertemu saja sebagai teman. Apa bisa?"
Tiara terdiam sebentar. Tidak ada suara dari Tiara, Darrel sudah merasa lemas karena mengira Tiara menolak ajakannya.
Namun, setelahnya senyum langsung terbit di wajahnya.
"Oke. Mau ketemu dimana?"
"Taman di Jalan Indah aja ya. Jam 7 malam. Apa aku perlu menjemputmu?"
"Tidak usah. Kita ketemu disana."
Tuutt...
•••
Tiara menaruh ponselnya di pinggir bantal. Setelah mendapat panggilan dari Darrel yang mengajaknya untuk bertemu. Sebenarnya, dia sudah diberi tau oleh Raefal semuanya tentang kebusukan yang disembunyikan oleh Darrel.
Tiara menyetujui ajakan Darrel, kar…
Kenangan Tiara
Bab 64
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 75 Episodes
Comments