Mama dan Papa Bingung - Kanker ?
**
Tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini semua akan terasa mungkin kalau emang itu garis telah ditetapkan untuk pemiliknya. Begitupun dengan cinta, bisa datang di mana saja dan kapan saja. Cinta bisa datang hari ini, atau lusa, esok, bahkan saat ini. Tapi Some tidak yakin, ketika melihat senyum tulusnya di bibir manis itu, Some banyak berpikir. Mungkinkah dia adalah benar sosok suaminya di masa depan nanti. Atau melainkan ada pria lain yang menjadi suaminya, atau semua itu tak pernah terjadi dalam hidupnya.
Melihat ada seorang cowok di belakang punggungnya dan sepertinya masih seumuran dengan Some membuat dada gadis itu berdebar. Sebenarnya ia juga tidak yakin apakah papa masih merencanakan hal yang belum disetujui itu.
"Kemari lah Dinner," ucap papa pada pria itu berusaha menyunggingkan senyum, padahal sesungguhnya ia hanya merasa bangga bukan kagum bisa.
"Om saya duduk di kursi biasa saja," ucap pria itu sambil berusaha mengalihkan perhatian papa yang mungkin cenderung membuat pria itu tak nyaman. Tapi senyum kecil mama dan Ranu seolah mendukung cowok itu untuk maju. Hanya saja Dinner bisa membatalkan apapun di dunia ini, termasuk hal memalukan ini.
"Kenapa begitu Dinner, memangnya ada alasan lain untuk kesini," ucap papa sambil mengangkat alisnya. Jadi kalau sendirian yang ada hanya terlihat lajang yang tidak punya pasangan.
"Saya kesini memang untuk itu om, tapi saya bisa pesan meja lain," jawab Dinner sambil tersenyum kikuk. Ia mengalihkan pandangan pada penjuru resto yang terlihat romantis, ia juga yakin kalau di meja sendirian ia akan merasa lebih tenang. Dan memerhatikan, tapi untuknya perjodohan ini bisa putus, ia tak dapat berhubungan lagi dengan anak om -- rekan papa.
Dinner tahu om tidak merencanakan ini dan menjodohkan langsung kepada anaknya. Dia bahkan bilang Some itu nggak cocok sama dirinya, bahkan butuh banyak pertanyaan kalau emang Some dan Dinner sama - sama tertarik. Well tidak ada yang merasa tertarik k…
Something Between Us
Between 19
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 40 Episodes
Comments