Jujur dan Kebenaran
**
Selesai dengan kegiatan OSIS, Some dan Dina memutuskan untuk pergi ke kantin. Mereke berjalan secara beriringan untuk sampai di kantin yang ada di ujung. Keduanya sama - sama membicarakan kegiatan tadi.
"Kenapa pas kita masuk kelas sebelas yang ada malah OSIS semakin banyak kegiatan, dan kakak kelas nggak kompeten lagi?" kata Dina sambil merasa kebingungan. Selama ini kegiatan OSIS sudah menjadi bagian obrolan yang menurut Dina dan Some obrolan yang suka dibahas.
Some menghembuskan nafas berat, "Itu terjadi karena kakak kelas kita mau ujian gitu. Mereka bakalan break beberapa bulan," kata Some seperti yang dia ketahui dari Gladys. Kalau anak kelas dua belas emang lagi pada sibuk.
"Itu bukan break lagi, tapi bakalan keluar Some," ujar Dina mengingat tak mungkin tak beberapa lama lagi ujian dilaksanakan.
"Ya udah lagian senang juga bisa cepat lulus," ujar Some sambil mengangkat bahunya.
"Menjabat ketua OSIS cuma satu tahun, ternyata nggak semenyangkan itu," ujar Dina sambil membayangkan ketika nanti Some jadi ketua OSIS. Kesibukan mereka pasti bertambah.
"Kenapa loe lagi ngebahas Jendra," ujar Some karena cuma Jendra yang bisa menjabat ketua OSIS.
"Iya dia bakalan ninggalin kita dan tanggung jawab OSIS jelas beralih," jawab Dina sambil cemberut. Tapi kemudian ia bersinar lagi karena punya ide. "Gimana kalau OSIS ini kita bikin semenyangkan kita aja Some, kayaknya seru," ujar Dina. Hal yang membuat Some tersenyum ceria.
"Bener banget, gue bakalan ngadain party sama anak - anak lain pake baju pink, kesukaan gue," ujar Some sambil menahan tawanya.
"Gue bakalan ngajuin supaya mereka lebih banyak follow Ig gua Some, biar kayak loe," ujar Dina sambil menyenggol bahu Some. Lantas keduanya tertawa, sesampainya di kantin keduanya duduk di meja yang masih kosong. Saling berhadapan.
"Bukannya followers loe udah banyak aja Din, jangan minder gitu," ujar Some sambil menatap Dina dengan tatapan teduh.
"Minder ya enggaklah, gue udah punya pacar loe k…
Something Between Us
Between 24
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 40 Episodes
Comments