Dinner Tidak Apa - Apa
**
Seperti biasa Some datang ke sekolah dengan wajah lesu, dan tubuh lunglai. Baru saja sampai di depan kelasnya, ia sudah merasakan itu semua. Padahal biasanya ia masih sempat berlarian, ke kantin untuk membeli pulpen. Namun karena kondisinya yang kurang fit ini, mama dan papa sebisa mungkin memenuhi kebutuhan Some. Dia dengan mata yang berkaca - kaca menatap sebuah tag kelas di atas pintu, ia di kelas IPA 2 itu dirinya habisnya diri untuk bersenang - senang dan belajar, bahan Some tak pernah menduga, dipertengahan persahabatannya di dirinya terserang penyakit ini.
"Some baru datang," ujar Ayu salah satu dari teman Some di kelas IPA 2. Dia nampak tersenyum meski hanya senyum samar yang mampu mendeskripsikan kalau sebenarnya ia tidak mau terlalu dikawatirkan. Ayu datang hanya menyembulkan kepalnya di depan pintu.
"Iya, tadi langsung jalan dari parkiran ke sini, lumayan agak lemes juga karena agak jauh," jawabnya.
"Masih dalam kondisi yang nggak baik ya Some, mau gue anterin ke dalam?" tawarnya. Some langsung terima beberapa saat, benarkah dirinya diketahui teman kelasnya kalau sedang sakit.
"Kenapa bisa tahu, bukannya gue biasanya aja. Kan cuma gejala lelah aja," ujarnya tak menghiraukan tawaran itu.
"Kenapa nggak perhatikan sama teman kelas sendiri. Biasnya kamu paling ceria dan lincah di kelas, habis kamu di gosipkan dekat dengan Dinner, kamu jadi sering diam di kelas," ujarnya nampak sekali sangat jujur bahkan ia tidak menutupi apapun. Membuat Some mendengar menggaruk tengkuk, belum apa - apa sudah diingatkan tentang Dinner.
"Maaf ya kalau gue berubah," ujar Some.
Ayu menyandarkan punggungnya pada pintu, berkat Some yang berubah itu dia jadi nggak suka rival sama Some. Dia jadi lebih sering di lihat, ketika menjadi sekretaris. "Ngak apa - apa kali, perubahan loe lebih bikin teman - teman pada peduli sama loe," jawab Ayu. Namun di balik itu semua Some merasa rindu dirinya yang sehat, dan dirinya yang tidak dengan pikiran terbayang pa…
Something Between Us
Between 35
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 40 Episodes
Comments