**
Tersenyum Bareng Dinner
**
Tepat pada pukul enam pagi Some sudah lengkap dengan pakaian sekolahnya. Dasi baru saja menempel di seragam putih bersihnya itu, ia menggunakan dasi SMA-nya dengan warna abu - abu netral. Hal yang membuat sebagian orang ingat kapan terakhir kali menggunakannya, mungkin pas terakhir kali melihatnya -- mangan pacarnya waktu di SMA. Some juga tidak yakin apa suatu saat nanti ia akan berpikir sampai sana, atau namanya hanya tertulis di batu nisan. Sedangkan mantan pacarnya mungkin Daniel meratapi kesedihannya seolah waktu berjalan terlalu cepat. Well dipastikan semua perpisahan itu menyakitkan. Jadi dipastikan tidak ada yang akan menunggunya, sekalipun rencana masa depan di susun papa dengan segenap kasih sayangnya.
Some merasa tersakiti, atau ia secata perlahan menyakiti orang - orang yang mengharapkannya untuk ada di dunia ini lebih lama lagi. Tidak ada yang memastikan bagaimana nantinya, selain harapan lebih besar dari apa yang Some nantikan.
Mengingat itu ia jadi menghembuskan nafas perlahan, lalu karena kelelahan sehabis menyiapkan diri untuk ke sekolah, cewek itu duduk di kasurnya. Terlihat kedua sepatunya yang dipakaikan converse hitam - putih kesukaannya. Sepatu itu nampak sederhana seperti dirinya, terdengar bunyi notifikasi dari hpnya.
Dina : Some loe beneran?
Some tersenyum kecil mengingat pesan Dina yang nampaknya sangat penasaran. Some memang sengaja membuat cewek itu begitu, bahkan untuk yang lainnya agar mereka kaget. Ia terkekeh dan membahas pesan itu.
Some : Iya Din, gue beneran mau jadi ketua OSIS.
Dina : Semua juga mau kali ada di posisi loe berkesempatan menjadi salah satu calon anggota OSIS.
Some : Emang tapi banyak banget musuh gue yang kayaknya semuanya pintar gitu.
Dina : Loe emang nggak punya juara kelas, loe juga suka akademik Some. Jadi mereka nunjuk loe.
Some : Iya sih gue kan pernah ikutan lomba fisika, sampai tingkah provinsi.
Dina : Itu sih kebanggaan loe.
Some : wkwk semoga kali ini yang terbaik.
D…
Something Between Us
Between 22
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 40 Episodes
Comments