"Bugh"
Arya terjatuh dikasur didorong oleh Disya. Disya lalu menutup wajahnya dan berlari pergi ke kamar mandi karena merasa bersalah dan malu.
"Sayang, kamu kenapa?" ucap Arya bangkit dari posisi jatuhnya dan mendekat ke arah pintu kamar mandi.
"Buka pintunya sayang" pinta Arya yang khawatir akan kondisi sang istri.
"Aku takut kamu kenapa-kenapa, tolong buka pintunya sayang" pinta Arya namun lagi-lagi tak ada jawaban dari Disya.
"Jangan buat aku khawatir, bukalah atau aku akan mendobraknya"
Tiba-tiba pintu kamar mandi pun terbuka. Disya menunduk malu. Arya lalu memegang pipi dan dahinya khawatir Disya sakit karena kelelahan persiapan pernikahan dan resepsinya.
"Kamu kenapa sayang? Kamu merasa tak enak badan?" tanya Arya pada Disya namun dijawabnya dengan menggelengkan kepala.
"Aku merasa malu kak. Aku takut kakak akan kabur saat melihatnya" ungkap Disya.
"Kenapa harus malu? kamu kan istriku" kata Arya tiba-tiba menggendong Disya ala bridal style ke atas kasurnya.
"Kak, turunkan aku"
"Tidak akan karena kamu membuatku sangat khawatir tadi"
Kemudian setelah mendudukkan Disya diatas kasurnya. Arya mulai mencium Disya hingga Disya mulai merasakan kehangatan dan terhanyut akan ciumannya. Hingga Arya hendak membuka kancing kemeja Disya. Namun Disya menahannya.
"Aku memiliki luka kak" ucap Disya yang sempat membuat Arya kebingungan dengan maksud perkataannya
"Aku takut kamu merasa jijik dengan.."
Belum sempat Disya melanjutkan kata-katanya ia sudah dicium lagi oleh Arya hingga Disya benar-benar terhanyut dalam permainan suaminya. Arya memang melihat sebuah luka di perutnya, namun ia tak peduli dan mengabaikan lukanya. Menurut Arya luka itu malah membuat Disya sangat sempurna.
Malam ini Arya sangat menikmati malam pertamanya hingga membuat Disya tak berdaya dan terlelap dalam tidurnya. Hingga saat subuh menjelang Arya yang menggendong Disya menuju kamar mandi karena tak bisa berjalan akibat serangan Arya yang menimbulkan jejak dimana-mana.
Setelah mandi bersama dan sholat s…
Dear Disya
Bulan Madu
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 95 Episodes
Comments