Pagi itu adalah pemakaman ayah Disya setelah di sholatkan ke masjid, mereka berangkat ke pemakaman. Arya duduk disamping Disya yang masih menangis. Louis berada diantara Dania dan mama Sarah. Louis merangkul mereka untuk menguatkan mereka. Louis juga sudah menganggap mama Sarah seperti mamanya dan Dania seperti adiknya sendiri.
Setelah ayah Disya dimakamkan. Mereka pun pulang. Arya membujuk Disya untuk makan karena dari pagi ia belum makan sesuappun.
"Sayang, ayo makan, kasian bayi kita nanti ia kelaparan. Ayahpun pasti tak akan senang jika kau menyiksa diri seperti ini." ucap Arya merayunya sambil membawakan makanan untuknya di kamar.
"Aku suapi ya. Buka mulutmu atau aku akan menciummu" goda Arya karena Disya hanya diam saja.
Taklama Disya membuka mulutnya dan memakan sedikit demi sedikit makanan yang sudah diambilkan suaminya untuknya. Disya sadar, ia tak boleh berlarut sedih karena ada makhluk kecil dalam dirinya yang membutuhkan perhatian dan nutrisi darinya.
"Apakah kamu sudah makan?" tanya Disya pada Arya.
"Bagaimana aku bisa makan jika istriku juga tidak makan" ucap Arya yang membuat Disya meneteskan air mata lalu mengusapnya dan ia meraih sendok dari suaminya lalu menyuapkan nasi juga untuk suaminya itu.
"Maafkan aku ya karena aku telah larut dalam kesedihanku sendiri, sampai aku mengabaikanmu dan janinku" ucap Disya meminta maaf kepada suaminya.
"Makanya kamu makan yang kenyang, setelah itu kita bujuk Mama dan Dania untuk makan juga." ucap Arya yang menyadarkan Disya bahwa masih ada keluarganya yang butuh perhatian darinya juga.
"Baiklah. Kamu juga makan ya yang. Kita makan berdua" ucap Disya.
"Tidak nyonya Narendra, aku akan mengambil makananku sendiri. Kamu makanlah yang kenyang. Itu untukmu dan bayi kita" ucap Arya mengusap lembut rambut istrinya, lalu meninggalkan Disya dikamar yang sedang makan. Disya lalu menatap porsi makanan ini terlalu banyak apakah ia sanggup menghabiskannya.
Arya lalu mengambil makanan dan minuman dan masuk ke kamar mama Sarah,…
Dear Disya
Gelang yang disimpan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 95 Episodes
Comments