Pagi ini Disya dijemput oleh Arya naik motornya. Mereka berangkat ke kantornya bersama lebih pagi. Arya mengajak Disya ke ruang Produksi sebelum ia mengantarnya ke Engineering. Ia mengambil kotak P3Knya lalu ia mengoleskan obat pereda memar yang ia beli dari Korea ternyata berguna untuk disya dan menutupnya dengan plester karakter lucu.
Lina rupanya juga datang lebih pagi untuk membuat Arya terkesan, namun rupanya ia malah kecewa karena harus melihat pemandangan yang sangat romantis. Ia hanya bisa duduk dengan cemberut di kursinya. Disya duduk di kursi yang biasanya diduduki oleh Arya dan Arya duduk di meja kerjanya sambil memberikan obat oles ke lengannya Disya. Sesekali Arya sangat genit hingga mencium bibir dan pipinya. Disya memperingatkan bahwa ada orang lain disana dan ia merasa malu. Namun Arya tak menghiraukan ucapan Disya. Karena Arya tak mau mendengar, ia lalu bangkit dari tempat duduknya dan pergi meninggalkan Arya. Arya merapikan kotak P3Knya dan memasukkannya ke dalam lacinya lalu mengejar Disya.
Lina sangat kesal dan mengambil beberapa dokumen untuk diinput. Namun ia penasaran karena muka dan lengannya Disya memar.
Tak lama Arya sudah kembali dari mengantar Disya. Ia lalu membuka laptopnya dan mengerjakan tugasnya.
Lina memberanikan diri untuk bertanya kepada Arya tentang wajah dan lengan Disya sampai memar. Arya menjelaskan bahwa itu kecelakaan saja.
Ditempat yang lain Disya diberondong pertanyaan oleh Dewi dan rekan kerjanya di Engineering. Disya menjelaskan bahwa kemarin dirinya dan Ardi dikeroyok oleh kawanan geng motor. Mereka semua terkejut, pantas saja belum melihat Ardi hari ini. Lalu teman-temannya berencana sepulang kerja ingin menjenguk Ardi. Mereka meminta Disya untuk turut serta menemani. Disya harus meminta izin sama orang tuanya dan Arya.
POV Arya
Arya lalu mendapat WA dari sang papahnya. Ia kaget saat melihat foto Disya dan Arya jalan bersama. Papahnya ternyata diam-diam sudah memata-matainya. Sejauh mana ia melakukan hal itu. Arya kali…
Dear Disya
Pilihan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 95 Episodes
Comments