Pagi ini Arya dan Disya pergi ke klinik dimana Erik berpraktek. Arya memeriksakan dirinya atas permintaan Disya. Disya menemaninya namun tiba-tiba dia sangat mual dan izin ke kamar mandi.
"Arya, penyakitmu kambuh lagi. Kamu harus sering memeriksakan kesehatanmu mulai saat jika kau ingin terus bersama Disya." ucap Erik
"Seberapa seriuskah itu?"
"Aku belum bisa memastikan lebih lanjut karena kau harus butuh pemeriksaan lab dan pemeriksaan lainnya."
"Jadwalkan itu tapi jangan beritahu istri dan keluargaku sebelum menemukan penyakitku" permintaan Arya pada dr. Erik
"Baiklah. sementara aku resepkan multivitamin dan obat untukmu." kata Erik sambil menulis resep.
"Kapan kau akan berangkat ke Jepang?"tanya Erik pada Arya.
"Seminggu lagi"
"Cepat sekali. Kalau begitu aku ambil darahmu hari ini" ucap Erik lalu mengambil hand gloves, jarum suntik dan tabung darah.
Ia lalu menyuruh Ardi duduk dikursi yang ada sandaran tangannya. Erik lalu mengikat lengan Arya, ia megang tangannya untuk mencari pembuluh darahnya lalu menusukkan jarum dan seketika darah keluar melalui tabung yang terhubung dengan jarum suntik tadi.
Setelah selesai melakukan pemeriksaan, ia pamit pada Erik lalu mencari istrinya yang sedang morning sickness cukup lama. Ia sangat khawatir pada istrinya itu. Setelah berhasil menemukan Disya, ia lalu mengajak Disya pergi makan ke kafe dekat dengan kantornya. Setelah itu mereka ke apartemen karena Disya meminta pulang ke apartemennya saja. Hingga menjelang malam, ia baru mau diajak pulang. Arya berfikir mungkin ini bawaan ngidamnya.
Besoknya Arya ingin berangkat ke kantor papanya karena akan membereskan semua laporan dalam 3 hari ke depan. Namun Disya dengan manjanya ingin mengikutinya. Siangnya Arya ditelpon oleh Erik untuk datang ke kliniknya karena hasil laboratorium sudah keluar. Arya berjanji akan menemuinya nanti malam saat istrinya telah tidur.
Malam harinya saat istrinya telah tidur Arya diam-diam pergi menemui Erik. Hal itu diketahui oleh Ardi yang tinggal satu…
Dear Disya
Arya Sakit
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 95 Episodes
Comments