Setelah makan, Disya dan Arya pergi kekamarnya, lalu ia membuka hadiah pernikahan yang telah mereka lewatkan selama seminggu demi. Ditengah kamar yang penuh dengan sampah bungkus kado, Arya kembali meminta haknya pada Disya. Mereka tak menyadari bahwa pintu kamarnya tak terkunci. Hingga datang mamanya datang mengaget mereka. Beruntung hanya berciuman.
"Kalau mau bermain kunci dulu dunk pintunya. Pantas saja mama mengetuk pintu berkali-kali kalian tidak dengar." mama Bella agak marah melihat kelakuan pengantin baru ini yang lupa mengunci pintu kamar mereka. Mereka pun menundukkan kepala karena bersalah.
"Padahal mama kesini mau mengucapkan terima kasih atas oleh-olehnya. Mama dan papa suka. Tapi melihat kalian tadi mama jadi marah karena kalian tidak menutup pintunya. Bagaimana kalau orang lain yang masuk?" mamanya menyerocos panjang kali lebar.
"Maaf ma" ucap Arya.
"Ya sudah kunci pintunya dan rapikan sampah-sampah itu agar kalian bisa melanjutkan bermain" ucap mama setengah memerintah dan setengah meledek mereka.
"Ya ma, Disya akan membereskannya" ucap Disya bergegas mengikuti mamanya keluar untuk mengambil plastik sampah di dapur.
Setelah membereskan kamarnya, mereka pun melanjutkan tidur karena kelelahan merapikan barang-barang dan sampah kadonya dan tidak jadi meminta haknya pada Disya yang sudah terlalu lelah akhir-akhir ini.
Esoknya mereka mengunjungi rumah mertua Arya. Ayah dan mama Sarah lalu memberikan barang-barang berharga milik Disya yang merupakan mahar dari Arya di pernikahannya. Orang tuanya meminta mereka untuk menginap tapi Arya beralasan tidak bawa baju ganti dan akan pergi mengantar Disya untuk kursus bahasa Jepang agar ia bisa lolos ujian beasiswa di Jepang. Mereka sangat senang Disya mau menerima tawaran beasiswa itu.
Seminggu berlalu, Disya pun mengikuti ujian beasiswa untuk masuk ke Universitas Jepang. Dua hari kemudian namanya diumumkan lolos dan diterima sebagai mahasiswa. Ia akan masuk ke Universitas tersebut 2 bulan lagi. Kedua mertuanya b…
Dear Disya
Kehamilan Disya
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 95 Episodes
Comments