Arya menjalankan mobilnya menuju parkiran atas agar lebih dekat dari pintu apartemennya. Security di apartemen lalu memberi hormat kepadanya dan memarkirkan mobilnya dengan aman. Arya memasukkan kata sandi pada gagang pintu dan verifikasi sidik jarinya. Saat terbuka, Arya lalu menambahkan sidik jari Disya agar dia juga bisa masuk ke dalam apartemennya dan memberitahukan sandinya.
Untuk seorang lelaki, apartemennya termasuk yang paling rapi ketimbang kamar Disya yang penuh dengan baju bertaburan di kasur. Arya lalu meletakkan kardus di meja ruang tamu. Dia bergegas ke dapur membuka kulkas dan menuangkan jus jeruk ke dalam gelas yang akan ia sajikan untuk Disya. Disya berdiri melihat pajangan foto dan lukisan di dalam apartemennya. Ada foto keluarganya, Dia dan Jihan. Lalu banyak sekali plakat, piala dan penghargaan yang terpajang dalam etalase kaca diruang tamunya.
Arya menyadari kesalahannya belum menyingkirkan foto Jihan pada pajangan itu. Sebenarnya itupun tak menjadi masalah untuk Disya. Karena menurut Disya kenangan terindah tidak boleh dilupakan.
Disya lalu duduk tapi wajahnya pucat dan terlihat agak lesu. Arya lalu menempelkan tangannya ke dahinya. Badan Disya agak demam.
"Kamu demam dan sedikit pucat. Istirahatlah sejenak dikamarku. Aku akan menelpon dokter untuk memeriksamu" kata Arya menggenggam tangan Disya menuju kamar utama di Apartemennya.
"Tidak usah panggil dokter kak, aku mungkin hanya kurang tidur saja"
Disya hanya berdiri dan tertegun di depan kamarnya karena baru kali ini masuk dalam sebuah kamar lelaki. Kamar lelaki yang sangat rapi dan seperti berada di hotel mewah.
"Jangan takut, aku tidak akan macam-macam denganmu. Berbaringlah aku akan cari obat penurun demam dan mengompresmu." katanya sambil merapikan tempat tidur dan menyelimutinya.
Disya memejamkan matanya dan mulai tertidur. Arya di dapur memasak bubur untuknya. Setelah selesai memasak, Arya mengompres kening disya. Disya terbangun karena ada yang basah dikeningnya.
Melihat Disya yang su…
Dear Disya
Tidur di Apartemen
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 95 Episodes
Comments