Indonesia
NovelToon NovelToon
Bad Boy Is The Sweetest Boyfriend

Bad Boy Is The Sweetest Boyfriend

Status: sedang berlangsung
Genre:Teen Angst / Teen School/College / Persahabatan
Popularitas:14.4k
Nilai: 5
Nama Author: Haluismee

Menurut Mayka, Izam itu manja, tukang gombal, romantis, manis dan ramah.

Tapi diluar pengetahuan Mayka, bahkan tidak ada satu orang pun yang berani hanya untuk menatap mata seorang Nizam Azkarisatya yang sekelam malam.

***

Nizam Azkarisatya, dia itu boy goals nya cerita di setiap novel teenfict.

Mau dibilang bad boy, tapi gak bad. Mau dibilang good boy, tapi juga gak good. Mungkin lebih baik ambil jalan tengahnya. Jadi, dia itu bad kalo gak ada Mayka, dan langsung berubah jadi good, kalo ada Mayka di sebelahnya.

Mayka adalah kekuatannya, tapi Mayka juga adalah kelemahan terbesarnya.

"They say, all good boys go to heaven. But bad boys bring heaven to you."

"Jantung aku deg-degan kenceeng banget gara-gara liat kamu senyum. Aku kira serangan jantung, ternyata serangan cinta." -Nizam Azkarisatya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Haluismee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#Flashback KAZAM - Pertemuan

#Flashback

Anak lelaki itu menatap nanar orang-orang di sekitarnya. Ada yang berada di kursi roda seperti dirinya. Ada juga yang berjalan-jalan atau juga berlari-lari seperti gadis kecil yang memang sedari tadi menjadi pusat perhatiannya.

Sesekali, bibirnya terangkat menyunggingkan sebuah senyuman saat gadis kecil itu tengah tersenyum atau tertawa bersama seorang wanita berpakaian dokter yang memegang mangkuk dan menyuapinya makan.

"Izam, Kakak mau ke toilet sebentar. Kamu gak papa ditinggal disini?"

"Hm," hanya gumaman yang keluar dari bibir anak lelaki berusia enam tahun itu. Bahkan, ia sangat enggan mengalihkan perhatiannya dari anak kecil disana.

Pria dewasa yang tadi berjongkok di depan kursi rodanya pun melenggang pergi dari hadapannya. Sekarang Izam leluasa menatap anak perempuan disana.

Sepertinya, karena merasa ditatap intens oleh orang asing, anak itu nampak ketakutan, karena memang, anak perempuan itu sempat melirik-lirik ke arah Izam yang nampak enggan untuk berkedip saat menatapnya.

Anak perempuan itu terlihat memeluk wanita berseragam dokter itu dan menyembunyikan wajahnya di balik bahu wanita tersebut.

Izam mendesah kecewa saat sang dokter berdiri dan mengemban gadis kecil itu, Izam tahu mereka akan pergi.

Tapi kemudian, rasanya Izam ingin tersenyum saat dokter tersebut berjalan ke arahnya dan anak perempuan itu kini menatapnya dengan bola mata bulat beserta bulu matanya yang lentik.

"Hay," suara nyaring khas anak kecil menggema dipendengaran Izam. Anak lelaki itu langsung tersenyum dan balas menyapa anak perempuan yang sudah turun dari gendongan dokternya.

"Hay."

"Aku malu, Kak Zee."

Izam tentu mendengar bisikan gadis kecil itu pada dokternya. Izam pun tersenyum geli tanpa mengalihkan pandangannya dari gadis kecil itu.

"Gak papa, Sayang. Ayo diajak kenalan," wanita itu berkata sangat lembut.

Gadis itu melangkah maju sedikit demi sedikit. Sesekali ia menoleh ke arah Zee yang memberinya senyuman hangat.

"Ekhm," gadis itu berdehem, mencoba mengumpulkan keberaniannya saat jaraknya dengan Izam hanya tinggal selangkah.

"Nama aku..." gadis itu mengulurkan tangannya. "Mayka."

Izam mengerjap beberapa kali. Ia belum menerima uluran itu dan masih menatap tangan mungil yang terulur padanya.

Sampai akhirnya, mata Mayka berkaca-kaca, dan bibirnya mulai melengkung ke bawah. Ia pun menoleh ke belakang, tapi tangannya masih terulur ke arah Izam. "Kakak, dia gak mau kenalan sama Mayka." Ya, anak itu menangis.

Tapi sebelum ia sempat menoleh lagi ke depan, tangannya sudah digenggam oleh seseorang.

Anak lelaki itu yang menggenggamnya. Bahkan dengan kedua tangan.

"Namaku Izam," katanya, menatap mata bulat yang sudah kembali fokus padanya. "Kamu manis banget, butuh waktu buat aku sadar, kalo kamu beneran ada di depan aku." Ucapnya dengan tangan yang sudah menghapus buliran air mata Mayka.

Anak perempuan yang lebih muda dua tahun darinya itu mengerjap lucu karena tak mengerti dengan ucapan Izam.

Izam tersenyum dan menegakkan posisi duduknya agar bisa menatap lebih dekat. Mayka sungguh menggemaskan. Ia seperti boneka barbie yang dimiliki oleh almarhum adiknya.

Izam menghela nafas berat. Dadanya sesak saat mengingat adiknya beserta kedua orang tuanya sudah terkubur minggu kemarin. Tanpa ia cegah, air matanya terjatuh. Harusnya, ia ikut mati dalam kecelakaan itu.

"Kamu.... kenapa nangis?" Mayka bertanya ragu. Tangannya masih digenggam oleh tangan yang lebih besar darinya itu.

Tanpa diperintah siapapun, Mayka bergerak maju.

Ia memeluk lelaki yang menangis di atas kursi roda itu.

"Sstt, jangan nangis yah! Mayka kan udah mau kenalan sama Izam. Izam jangan sedih lagi!"

Izam membalas pelukan itu, tangisannya mereda saat ia merasakan rasa nyaman dari tubuh gadis kecil yang tengah memeluknya. Harum bedak bayi juga minyak telon yang khas, dapat Izam tangkap di indra penciumannya.

Izam menghela nafas panjang. Bersiap untuk berbicara.

"Izam gak mau kehilangan lagi," lirihnya, sambil mengeratkan pelukannya pada gadis kecil itu. Ia pun melanjutkan, "Izam gak mau kehilangan apa yang udah jadi milik Izam," ia semakin lirih. "Dan sekarang.... Mayka jadi milik Izam!" Putusnya tegas.

"Izam gak akan pernah biarin Mayka pergi."

Anak perempuan yang kurang mengerti dengan maksud ucapan itu hanya menjawab, "Mayka disini, Mayka gak pergi."

"Mayka memang gak boleh pergi. Izam akan selalu jagain Mayka. Izam akan selalu jaga apa yang udah jadi milik Izam. Apapun yang terjadi, Izam gak akan pernah kehilangan lagi."

1
Cita Solichah
aq suuuukkkaaa.. gk bs berhenti bacanya
Fer🍒
emang dari awal rencananya naka pengen berantem sama izam nih
Kenner
naka elu nyebelin banget emang
Muanisah Jariyah
iseh bayek pinter gombal jamm jamm
Endah
waduh siapa lagi tuhh
Black White
gigiku sampe kering loh gegara si Izam, tapi happy ending nya buat chapter ini aja kah yah!!
Haluismee: hihihiii, nanti dilanjut yaaah
total 1 replies
FayZaira
belum tamat kan?
FayZaira: syukur deh kalau belum, jadi bisa lanjut baca nanti
total 2 replies
FayZaira
kak ini ada lanjutannya gak?
Haluismee: Dilanjuut
total 1 replies
Ihda HildaFah
ini udah kk adel? ending?
Haluismee: nanti dilanjut yaaah
total 1 replies
FayZaira
OMG
maraton baca cerita ini gak kerasa udah jam set 12 malem aja. emg yah kalau udh keasikan baca cerita kak adel tuh sampe lupa waktu
Haluismee: lup yuuuu ♥️
total 1 replies
Ai_ris
👍
Fer🍒
pengen ngetawain ini tapi takutnya beneran
Black White
Aaaa, part ini terlalu gemes ihh 🥺
Ihda HildaFah
karya kak adel emng nggak pernah gagal🥰
Fer🍒
si izam bikin jatuh cinta aja, pusing kan harus minta tanggung jawab ke siapa
Fer🍒: kalau ke izam mah dapatnya usiran😂
total 2 replies
Ihda HildaFah
yeess aaaa akhirnya, ada orang berantem malah seneng🥰😍😂😂
Haluismee: bisa gitu yah 🤣
total 1 replies
DazzledSweetie
dari sekian banyak novel yang saya baca, novel inilah yg bnar² bagus, penulisan untaian kata² yg indah, emosi,bahagia,, sedih, sangat mendominasi. novel ini mengajarkan kita ttg arti sebuah pengorbanan, keikhlasan akan takdir yang Allah sdh tentukan,, mahabbah atau cinta kepada Allah dan sesama
SnuggleKitty
thor sehat-sehat ya supaya terus berkarya
Haluismee: aamiin, makasih banyak yaaaah
total 1 replies
Fer🍒
😍😍😍
random acts of pastel
terus up lgi... baru slesai baca mikir kpn up lagi....ehhh akhir ny up lngsng thor
Haluismee: tiap hari up niihhh 🫶🏻
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!