Bahkan jika dunia menolak kisah mereka, Radit tidak akan menyerah. Baginya... cinta yang telah mengikatnya adalah takdir tak berujung. Dia akan berjuang untuk dirinya, takdirnya dan kebahagiaannya.
Sedangkan Putri, pemilik satu-satunya takdir itu memilih jalan yang berbeda.
Lalu bagaimanakah takdir yang sesungguhnya menyatukan mereka? Ataukah sesungguhnya takdir hanya akan menyengsarakan kisah mereka?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rosa Aulia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
PROLOG
Seorang gadis menangis meraung-raung sambil menekan dadanya kuat-kuat menahan kesedihan yang teramat sangat dengan tangan kirinya, sedangkan tangan kanannya digigitnya keras-keras seakan menahan diri agar tidak berteriak saat melihat pria yang dia cintai tersambar ombak didepan matanya.
Ombak seakan ********** tanpa ampun dan tidak memberikan kesempatan sang mangsa untuk melawan, namun yang terlihat justru pria itu tidak berminat melawan terjangan sang ombak. Dia pasrah, pasrah akan hidup mati yang menjadi takdir hidupnya.
Sedangkan wanita yang menangis dalam persembunyiannya itu tidak mampu menolong. Bukan, bukan tidak mampu, namun tidak boleh. Ada yang membelenggu tubuhnya walau betapapun ingin dia berlari dan menyelamatkan pria itu.
“Radit… tolong jangan menyerah!” desis wanita itu lirih masih dengan tangis yang begitu menyakitkan.
gila gila...
sikap Radit sebagai pria...
sikap Putri yang ingin diakui...
dan Lukas yang seperti ada rasa...
Soo sweeettt
rasain...
Radit kebakaran jenggot, cemburu dia sama om om ganteng
modus banget Radit, suka bilang suka bang...
kayaknya bakal ada cinta segitiga antara Radit, guru private nya sama Tasya nih...
gak sabar baca selanjutnya