Indonesia
NovelToon NovelToon
Cinta Yang Terbalas

Cinta Yang Terbalas

Status: tamat
Genre:Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:2.3k
Nilai: 5
Nama Author: Jayrry_

Hazela Prillynica yang menyukai Orion altair saskara sejak awal MPLS sekolah di parkiran sekolahnya. Siapa sangka Orion ternyata lebih dulu menyukai Zela tanpa ada yang mengetahuinya.
Apakah mereka akan bersatu dan mengetahui perasaan mereka masing-masing? Ayo baca terus sampai tamat😉

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jayrry_, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

tiba-tiba kepikiran dengannya

Tak lama Zela pun sampai di rumah, ia pun langsung masukin motornya ke garasi. Ia pun langsung masuk kedalam rumah.

"Yuhuu, mamah princes pulang," teriaknya keras-keras.

"Jangan berisik, mamah lagi nonton drakor ini," sahut mamahnya agak kesal.

"Hehehe, maaf kanjeng, lanjut aja nontonnya. Inces mau ke kamar dulu ganti baju terus makan" ucapnya sambil sedikit mengangkat roknya dan sedikit membungkukkan tubuhnya seperti gaya ala princess. Ia pun langsung pergi ke kamarnya.

Mamahnya cuma geleng-geleng kepala, udah biasa sama tingkah random anaknya.

Di kamar, Zela buru-buru ganti baju. Perut udah bunyi, jadi dia langsung ke meja makan. Lagi asik makan, tiba-tiba ada suara nyelonong.

"Buset, banyak banget makannya. Laper lo?” celetuk Laska, sepupunya.

“Biarin, gue capek abis MOS. Ngapain lu ke sini, Laskot?” jawab Zela kesal.

“Ck, nama gue tuh Laskandra Wijaya. Bagus kan? Eh malah seenaknya lo ubah jadi Laskot. Jelek banget!” protes Laska.

“Bodo amat, terserah gue wle,” balas Zela sambil julurin lidah.

Akhirnya Laska duduk dan ikut makan.

“Banyak duit juga, makan di sini terus,” sindir Zela.

“Bodo amat, gue abis MOS juga laper,” jawab Laska santai.

Selesai makan, Zela balik ke kamar. Laska lanjut nonton drakor bareng mamah Zela. Mereka udah kayak keluarga sendiri, soalnya mamah Laska meninggal pas dia umur 13 tahun. Jadi mamah Zela udah anggap Laska kayak anak sendiri.

Sore menjelang, drakor selesai.

“Mah, filmnya udah kelar. Aku pulang dulu ya,” pamit Laska.

“Iya sayang, hati-hati ya. Jangan ngebut!” jawab mamah Zela sambil usap rambutnya.

“Siap mah,” balas Laska sambil hormat, lalu cabut.

Malamnya, mamah Zela masuk kamar anaknya.

“La, ayo makan dulu. Papah udah nunggu di meja makan,” katanya sambil duduk di kasur.

“Iya mah, aku cuci muka dulu. Mamah duluan aja,” jawab Zela.

Di meja makan, papahnya nyeletuk," Capek banget ya, sampe anak kesayangan papah tidur jam segini.”

“Iya pah, MOS bikin energi abis,” keluh Zela sambil minum air.

Mereka ketawa kecil.

“Sekelompok sama Laska nggak?” tanya papah.

“Nggak, aku kelompok tiga. Laska kelompok dua,” jawab Zela.

“Yaudah, baik-baik ya di sekolah baru. Jangan berantem terus kayak kucing sama tikus,” tambah mamahnya sambil ketawa.

“Ih mamah, siap kanjeng ratu dan raja,” balas Zela.

Selesai makan, Zela balik ke kamar. Dia buka HP, tapi tiba-tiba kepikiran cowok berkacamata yang tadi dilihat di parkiran.

“Ih, kok gue mikirin dia sih,” gumamnya.

Dia coba tidur, tapi nggak bisa. Wajah cowok itu terus kebayang. Akhirnya dia ambil kanvas, duduk di balkon, dan mulai gambar. Sketsa demi sketsa, matanya, senyumnya, semua digambar dengan detail.

“Gue harap bisa ketemu lo lagi,” bisiknya pelan.

Tiba-tiba HP bunyi. Notif dari Sena.

Sena: “Besok kita cari kelas bareng yok.”

Zela: “Ayok!”

Sena: “Jangan telat! Gue tunggu di gerbang.”

Zela: “Aman Sen. Nanti gue cerita soal cowok di parkiran.”

Sena: “Siap, gue tunggu ceritanya!”

Setelah chat selesai, Zela lanjut gambar. Begitu kelar, dia senyum tipis.

“Mirip,” katanya puas.

Dia beresin alat lukis, cuci tangan. Setelah itu, ia mematikan lampu kamar, untuk merebahkan tubuhnya di kasur. Saat ingin memejamkan matanya, ia merasakan campur aduk dalam pikirannya dengan rasa penasaran pada cowok itu.

"Gue nggak bisa lanjutin tidur lagi," kesalnya, lalu langsung bangun dari kasur untuk nyalain lampunya kembali.

Setelah nyalain lampu, Zela pun memutuskan untuk menulis diary di meja belajarnya. ia menulis semua kejadian yang terjadi di hari MOS. Selesai nulis semua, dia menjadi tenang. Ia kembali matiin lampu dan merebahkan tubuhnya di kasur. Lalu memejamkan matanya perlahan.

1
Alia Chans
Keren!! Beberapa mawar untuk menambah semangat☕✍️👈
Ry: Terimakasih💗
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!