"Kenapa hanya karna anak ini terlahir sebagai wanita sampai di buang begitu saja? kau ibu yang tak perasaan" teriak nya sambil mengutuk perbuatan seseorang wanita yang membuang bayi nya di pinggir sungai
Penasaran dengan cerita ini yuk mampir
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Intanpsarmy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab duo
"Dia akan menjadi putri kita.... mungkin dewa mengirim dia untuk penyemangat hidup kita Lao po. sekarang namanya Yun You...." ucap Tuan Lao Yun. Nyonya Anhi Cao pun mengangguk tersenyum bahagia, akhirnya dia memiliki putri.
"Oh... You you ibu, sekarang aku ibu mu ya... lihat lelaki tampan itu ayah mu... kita adalah orang tua mu, siapa pun yang menganggu You you nya itu ini, akan berhadapan dengan Tuan Lao Yun dan Nyonya Anhi Cao. benar Tidak suamiku?" ucap Nyonya Anhi Cao sambil memeluk erat tubuh mungil You you. sedangkan You you tersenyum kecil di dalam hatinya, dia pun meminta sesuatu pada sistem.
"Cictem... buat cemua ucaha telualga ini meningtat, atu yatin telualga ini begitu bait" ucap You you.
[ SESUAI KEINGINAN TUAN RUMAH....] sistem pun memproses keinginan You you.
Nyonya Anhi Cao langsung membawa You you kedalam kereta, dia membungkus tubuh mungil You you dengan selimut tebal yang dia bawa. dia takut putri nya itu kedinginan, dia melihat sesuatu yang bisa di minumkan untuk You you. dia mengambil madu yang dia bawa, Nyonya Anhi Cao meminta pelayan pribadi nya membuat air madu hangat. agar perut mungil You you merasakan hangat di dalam nya, pelayan pun segera membuatkan nya.
"Lao gong nanti sampai ke kota Cao.... kita mampir dulu untuk membelikan pakaian putri kita" ucap Nyonya Anhi Cao. Tuan Lao Yun tersenyum lembut, sudah lama dia tak melihat wajah berseri sang istri. biasanya hanya berwajah lembut dan menyimpan kesedihan karena sering di kata mandul, padahal yang bermasalah itu dirinya. akibat kecelakaan di perbatasan, Tuan Lao Yun mengalami insiden yang membuat dia tidak bisa memiliki keturunan. You you yang melihat kesedihan ayah angkatnya pun memiringkan kepalanya, Nyonya Anhi Cao melihat putri kecilnya itu menatap sang suami. Nyonya Anhi Cao tersenyum.
"Lao gong lihat.... putri kita menatap mu, oh... kau pasti terpesona ya dengan ketampanan ayah mu sayang? huhu... ibu juga dulu seperti itu kok, hanya saja wajah ayah mu itu selalu datar pada ibu.... tapi semakin ibu dekati akhirnya ayahmu ini, tergila-gila kepada ibu mu ini sayang" ucap Nyonya Anhi Cao. dia seolah sedang menunjukkan semuanya pada sang putri, Tuan Lao Yun hanya menggelengkan kepala saat istri mengadukan perlakuan dia dulu seperti apa.
You you yang dengar itu pun tersenyum kecil, Nyonya Anhi Cao tersorak saat melihat putri kecilnya itu tersenyum walau hanya sedikit.
"Oh... You you ibu tersenyum? hahaha... nanti setelah dewasa kita akan habiskan uang ayah mu ya, biar dia tahu istri dan putrinya ini... akan memborong semua pakaian dan perhiasan yang mewah" ucap Nyonya Anhi Cao sambil mencium kening You you. Tuan Lao Yun mengelus lembut kepala sang istri dan pipi mungil You you, Tuan Lao Yun bersyukur You you menjadi pengobat rindu sang istri untuk memiliki seorang anak.
"Apa pun akan aku lakukan untuk kebahagiaan mu istriku.... terima kasih masih bertahan dengan lelaki cacat ini" gumam hati Tuan Lao Yun. You you yang mendengar ucapan itu pun mendelik, dia tak menyangka ayah angkatnya yang tampan dan gagah ini memiliki kekurangan.
"Cictem apa ayah angtat Atau bica cembuh? atu melaca tacihan padanya. dia tel lalu bait untut cepelti itu" ucap You you.
[ TUAN RUMAH BISA MENGOBATI NYA... TAPI ITU HARUS MENUNGGU TUAN CUKUP TUMBUH DEWASA, MUNGKIN SAMPAI TUAN TIGA TAHUN... KARENA BELIAU SUDAH MEMANGGIL SEMUA TABIB YANG BERADA DI DINASTI INI].
You you mengangguk mengerti, jadi dia harus dewasa dulu baru ayahnya bisa sembuh. apa kalau ayah dan ibunya memiliki anak akan membuang You you, You you pun membuang nafas panjang nya.
"Apa pun yang teljadi.... atu haluc menelimanya, cepelti caat atu di dolong tecini oleh dewa tulang ajal itu" ucap You you. dia juga yakin kedua orang tua angkatnya tidak akan seperti itu, dia hanya ingin melihat kedua orang tua angkat nya itu memiliki keturunan kandung, untuk meneruskan keturunan keluarga Yun.
Semua rombongan Tuan Lao Yun dan Nyonya Anhi Cao melanjutkan perjalanan mereka. karena perjalanan menuju kerajaan Cao itu cukup memakan waktu dua hari, hutan yang mereka lewati itu hutan yang sedikit bahaya. banyak hewan buas atau pun bandit. sistem rewel karena banyak obat herbal yang langka, jarang sekali pencari herbal masuk ke hutan itu. Mereka tidak berani karena hutan gelap itu, You you hanya memutar mata malasnya saat mendengar rajukan sistem cempreng nya itu.
"Talau tau banyat bicala.... Atu atan melempal mu tedalam gua gelap milit dewa tulang ajal itu, tau minta Atu tulun? bagaimana calanya Tem?.... tau tidat buta butan atu ini bayi loh ya... bayi butan tuyul, Pucing tali pala Atu dengan cifat mu yang minuc ini" ucap kesal You you. sistem pun langsung merapatkan mulut nya, dia lupa kalau tuan nya itu masih bayi merah.
[ TUAN JUGA SALAH... KENAPA TIDAK JADI NENEK-NENEK ITU? BIAR KITA BISA PANEN TANAMAN OBAT LANGKA ITU, KALAU JADI BAYI KAN SULIT TUAN]
"Tenapa tau menyalahtan atu? butan nya Tau cictem.... tenapa tidat tau Petit itu tanaman langta nya?" ledek You you.
[ EH... SISTEM LUPA KALAU SISTEM BISA MELAKUKAN ITU, KENAPA TUAN NGGA NGASIH TAU DARI TADI SIH... BAIK LAH SISTEM ISI RUANG DIMENSI TUAN SEKARANG]
You you hanya bisa pasrah dengan kebodohan sistem nya. entah dia harus memiliki kesabaran yang berapa lipat karena sistemnya yang sangat luar biasa ini, Nyonya Anhi Cao yang merasakan kegelisahan putrinya pun langsung membenarkan gendongan nya.
"Putri ibu tidak nyaman ya dengan perjalanan ini? sabar ya sayang nanti saat kerajaan Cao... kamu akan tidur dengan nyaman" ucap Nyonya Anhi Cao. Tuan Lao Yun yang duduk di sebelah istrinya pun mengelus kepala You you, dia tersenyum manis pada You you.
"Harus kuat ya putri ayah ini.... nanti ayah akan ajarkan You'er berkuda dan bela diri, biar putri cantik ayah ini menjadi wanita terpintar... dan membuktikan kepada orang yang membuang mu itu, kalau You you putri menteri Yun yang paling kaya di kerajaan How."ucap Tuan Lao Yun. Nyonya Anhi Cao yang mendengar ucapan sang suami pun memukul lengan nya, dia tidak terima putri manis nya akan seperti suaminya.
"Tidak bisa ya.... putri ku harus lemah lembut, tidak boleh memukul orang lain" sanggah Nyonya Anhi Cao.
"Tapi putri kita ini harus bisa bela diri Sayang... agar bisa menjaga dirinya, kau tahu bukan? banyak orang-orang yang mengincar kekayaan kita. apa kau lupa? adik ipar kita terluka karena dia begitu bodoh dan sembrono" ucap Tuan Lao Yun. Nyonya Anhi Cao mengingat istri dari adik ipar nya itu, dia di bodohi oleh teman minum teh nya. bahkan dia tak bisa berjalan sampai sekarang, dan yang lebih parahnya. wanita yang menjebaknya itu mencoba merayu adik suaminya untuk menjadikan dia selir. untung nya semua keluarga Yun tidak ada yang memiliki selir, kalau ada pasti banyak para menteri mengajukan para wanita di kediaman mereka menjadi selir di kediaman suaminya itu.
"Cih.... kalau aku jadi adik ipar? aku sudah menyuruh prajurit kita membunuh wanita itu... tapi sayang adik ipar masih memandang keluarga pada orang tua wanita itu, kalau aku tidak ada kata kerabat" ucap jengah Nyonya Anhi Cao. Tuan Lao Yun terkekeh kecil, dia merangkul pinggang istrinya dengan penuh kasih sayang.
"Iya-iya sebelum kau menyuruh prajurit kita.... aku yang terlebih dahulu menebas leher wanita itu" bujuk lembut Tuan Lao Yun. Nyonya Anhi Cao hanya memutar mata nya, Suaminya itu bermulut manis saat dengan nya. tapi akan dingin dan datar saat dengan orang lain, bahkan dengan keluarga kandung nya pun Tuan Lao Yun. hanya menatap tajam dan dingin, You you yang mendengar ucapan orang tua angkat nya menggerutu dalam hati.
"Banyat cetali tugac atu caat dewaca?
BERSAMBUNG........
bisikan tak kasat meta = Hantu atau Jin
kalau gitu, aku panggil Jin You aja 🤣
malah yg kena pamannya🤣🤣