Indonesia
NovelToon NovelToon
Terlahir Kembali Dengan Mata Takdir

Terlahir Kembali Dengan Mata Takdir

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Mengubah Takdir / Penyelamat
Popularitas:22.8k
Nilai: 5
Nama Author: Ichageul

Saka mengalami kecelakaan tragis. Mobilnya menabrak pembatas jembatan lalu terjun bebas ke sungai dan meledak.

Ajaibnya Saka masih hidup. Namun saat membuka mata, dia terbangun di tubuh orang lain. Saka hidup dalam tubuh Aryan, pria yang mengalami kecelakaan di hari yang sama dengannya.

Setelah selamat dari kecelakaan tragis, hidup Saka berubah seratus delapan puluh derajat. Bukan saja harus menjalani kehidupan orang lain, matanya juga bisa melihat kilatan masa depan.

Saka bisa melihat kejadian buruk di masa depan. Kejadian yang memaksanya ikut campur dalam takdir seseorang. Dan membuka tabir rahasia tentang kematiannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ichageul, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pola Penglihatan

Untuk beberapa saat rasa sakit masih bertahan sampai akhirnya mereda sendiri. Mata Saka yang terpejam erat, perlahan terbuka.

Rasa sakit di kepalanya sudah menghilang. Pandangannya kembali tertuju pada neon box yang sekarang kembali menampilkan gambar dokter.

“Aryan!”

Lamunan Saka buyar begitu mendengar panggilan Astri. Dengan tergesa wanita itu menghampiri anaknya. “Kamu baik-baik saja?” tanya Astri dengan wajah cemas.

“Iya. Aku hanya lelah. Aku ingin kembali ke kamar.”

Melihat kondisi Saka yang terlihat lelah, Astri mencari kursi roda yang bisa digunakan anaknya. Sambil mendorong kursi roda, dia mendekati Saka. Dibantunya pria itu duduk kemudian mendorongnya.

“Sampai kapan aku di sini?” tanya Saka.

“Dokter masih harus melihat perkembanganmu. Kalau kondisimu semakin baik, kamu diperbolehkan pulang.”

Saka menjawab dengan kebisuan. Dia ingin secepatnya keluar dari rumah sakit dan mencari tahu tentang dirinya.

Astri belum memperbolehkannya memegang ponsel. Khawatir radiasinya mempengaruhi pemulihan saraf sang anak.

Sesampainya di kamar, Astri membantu Saka naik ke ranjang. Pria itu langsung membaringkan tubuhnya kemudian memejamkan matanya. Apa yang terjadi barusan cukup banyak menguras tenaganya. Dalam waktu cepat pria itu jatuh tertidur.

Astri memandangi anaknya yang sudah terlelap. Sebagai ibu yang sudah membesarkan dan mengurusnya sejak masih bayi merah, wanita itu menyadari ada yang berubah dari sang anak. Aryan tidak pernah bersikap dingin seperti ini.

Meskipun Aryan dalam keadaan letih atau tubuhnya sakit, dia tetap akan menyunggingkan senyuman, menanyakan keadaannya dan bersikap hangat.

Namun di luar itu semua, Astri tetap merasa lega. Setidaknya Aryan masih selamat dari kecelakaan mengerikan yang hampir merenggut nyawa anaknya.

***

Saka harus menghabiskan waktu beberapa hari lagi di rumah sakit sampai kondisinya benar-benar pulih dan fisiknya siap untuk beraktivitas kembali. Hingga akhirnya dokter memperbolehkan pria itu kembali ke rumah.

Setelah menyelesaikan urusan administrasi dan pembayaran, Astri membawa anaknya pulang. Ketika keduanya baru saja keluar dari lobi rumah sakit, tampak seorang pria seusia Saka melambaikan tangannya seraya mendekat.

Dia adalah Dirga, sahabat Aryan. Hampir setiap hari Dirga datang untuk menjenguk Aryan. Kepribadian Dirga yang supel, ceria, dan humoris justru terasa cukup mengganggu bagi Saka. Pria itu lebih banyak menggunakan mulut ketimbang otaknya.

Ada saja hal yang membuatnya ingin berkomentar. Saka sampai harus menutup kedua telinganya dengan bantal demi meredam ocehan Dirga yang tidak ada habisnya.

“Syukurlah, akhirnya kamu boleh pulang juga,” ujar Dirga sambil mengambil tas pakaian Saka. Setelah memasukkan tas ke dalam bagasi, pria itu bergegas duduk di belakang kemudi. Taksi yang dikemudikannya perlahan mulai melaju.

Tidak sampai setengah jam, mereka sudah sampai di rumah.

Saka memandangi rumah kecil bercat hijau di depannya. Mulai hari ini dan seterusnya, dia akan tinggal di rumah ini. Hidup di lingkungan baru dengan orang-orang yang tidak dikenalnya.

Otaknya bisa mengingat semua kenangan tentang Aryan, tapi hatinya tetap kosong. Dia belum bisa merasakan ikatan emosional pada siapa pun di sekitarnya.

“Ini, aku bawakan roti abon kesukaanmu,” Dirga memberikan kotak putih berisi abon gulung.

Kening Saka mengernyit, kenapa makanan kesukaan Aryan sama dengannya? Tak mau pusing dengan itu, Saka mengambil kotak di tangan Dirga. “Terima kasih,” ucapnya sambil mendaratkan bokongnya di sofa.

Dirga ikut duduk di sampingnya. Dia mengambil remote televisi dan mulai mencari program televisi yang ingin ditontonnya.

Sambil memakan roti abon, Saka membuka ponsel baru Aryan yang dibelikan ibunya. Dia langsung mencari tahu soal berita kecelakaan yang menimpa dirinya.

Begitu mengetikkan nama ‘Saka Pradipta Adiguna’ di kolom pencarian, sejumlah berita langsung muncul.

Sesuai dugaan, dirinya memang meninggal dalam kecelakaan tersebut. Hatinya sakit melihat gambar ibunya yang tengah menangis di depan makamnya. Inginnya dia langsung datang ke sana dan melihat langsung keadaan kedua orang tuanya.

Namun Saka sadar kalau sekarang dirinya berada di tubuh orang lain. Meskipun dia datang, tidak akan ada yang mengenalinya. Bahkan mungkin saja dia langsung diusir ketika mendatangi kediaman mewah kedua orang tuanya. Saka pun membatalkan niatnya.

Kemudian Saka memeriksa akun media sosial Aryan. Tentu saja dia harus tahu lebih banyak orang yang menjadi cangkangnya.

Saat masuk ke akun instagram Aryan, postingan pertama yang dilihatnya adalah gambar yang menampilkan kecelakaan kereta.

Jantung Saka berdetak lebih cepat dari biasanya ketika melihat gambar dan membaca caption di bagian bawahnya.

Semalam terjadi kecelakaan kereta di dekat stasiun Cempaka yang ada di kota Waringin Jaya. Kereta Gunungsari rute Kertajasa – Tanjung Purnama menabrak commuter line yang sedang berhenti di dekat perlintasan.

Kereta melaju cepat menabrak gerbong belakang yang merupakan gerbong khusus wanita. Banyak korban berjatuhan, mulai dari yang mengalami luka ringan hingga meninggal dunia. Dan kebanyakan korban adalah wanita.

Keringat langsung memenuhi kening Saka. Kecelakaan yang terjadi sama persis seperti penglihatan yang dialaminya tempo hari.

Pandangan Saka beralih ke layar datar di depannya ketika mendengar suara Dirga. “Masa iya sekelas menteri cuma bisa kasih solusi memindahkan gerbong laki-laki ke bagian belakang? Biar laki-laki, kita juga takut mati, Bu. Kita bukan Gatotkaca yang punya otot kawat, tulang besi,” cerocos Dirga.

Saat itu, layar televisi sedang menampilkan bagian dalam gerbong yang terkena benturan. Saka semakin dibuat terkejut ketika melihat kondisi bagian dalam gerbong sama persis seperti penglihatannya.

Telapak tangan Saka terasa dingin. Keringat dingin membasahi tubuhnya. Ketakutan mulai merayapi hatinya. Bahkan dadanya terasa sesak seperti ditindih batu besar.

Apa ini? Apa dirinya bisa melihat masa depan?

Dengan perasaan linglung, Saka bangun dari duduknya lalu masuk ke kamarnya.

Dirga membiarkan saja sahabatnya beristirahat. Dipikirnya Aryan masih harus memulihkan kondisinya.

***

Setelah berita kecelakaan kereta api berlalu, Saka kembali mendapatkan penglihatan. Bukan hanya sekali, tapi beberapa kali.

Mulai dari bencana banjir yang melanda kabupaten Kertajati. Kemudian longsor di desa Karangwangi. Hingga kejadian pembegalan yang menimpa pasangan suami istri. Keduanya ditemukan tewas karena kehabisan darah.

Terakhir, ada seorang pria muda yang nekat melompat dari jembatan dan beritanya berseliweran di media sosial.

Rasa takut dan cemas Saka berubah menjadi penasaran. Dia mulai mempelajari pola penglihatan yang didapatnya. Semua peristiwa yang dilihatnya dicatat lengkap sesuai lokasi, hari, tanggal dan waktu kejadian.

Potongan kertas berisi semua peristiwa ditempelkan di papan styrofoam yang tergantung di dinding. Pria itu mundur beberapa langkah agar bisa melihat secara keseluruhan sambil menyusun pola.

Kecelakaan kereta terjadi lima hari setelah penglihatan. Banjir terjadi empat hari setelah penglihatan.

Longsor terjadi tiga hari setelah penglihatan. Pembegalan suami istri yang dilihatnya terjadi dua hari setelahnya.

Sedangkan pemuda yang bunuh diri terjadi hanya satu hari setelah penglihatan.

“Hari selalu maju. Lokasi semakin dekat dengan kota tempatku berada. Korban yang awalnya banyak mulai menyusut,” gumam Saka mencoba menganalisis.

“Apa mungkin penglihatan ini sebuah petunjuk untukku?” tanya Saka pada dirinya sendiri. “Aku mendapat kesempatan kedua setelah kematianku. Apa penglihatanku juga bisa menjadi kesempatan kedua bagi orang lain?” Saka terus bermonolog.

Pandangannya kembali tertuju ke styrofoam di depannya. Namun tulisan yang tertempel menjadi buram dan menghilang. Berganti menjadi layar putih. Sedetik kemudian layar tersebut menampilkan penglihatan baru untuknya.

Astri sedang berkutat di dapur menyiapkan makan siang. Dia mengangkat ikan yang baru selesai digoreng. Kompor masih belum dimatikan karena hendak menggoreng lauk lain. Saat memindahkan ikan ke piring, tetesan minyak jatuh ke lantai.

Usai memindahkan ikan, Astri hendak menggoreng yang lain. Kakinya menginjak tetesan minyak, membuatnya terpeleset.

Wanita itu berusaha berpegangan ke sisi kitchen set. Nahas justru gagang wajan yang terpegang olehnya.

Rasa panas membuat tangannya refleks membuat Astri menarik tangannya. Namun gerakannya yang tiba-tiba membuat wajan bergeser. Wajan terjatuh dan minyak panas di atasnya mengenai leher dan dada wanita itu.

Saka tersentak begitu penglihatannya berakhir. Dengan cepat pria itu keluar dari kamar. “Ibu!” teriaknya sambil berlari menuruni tangga.

***

Jangan lupa pencet² bintang 5 ya🤗

Seperti Nosep, Saka juga hadir sehari 2x😉

1
tehNci
Jujur ajalah Saka... Siapa tau, Dirga dan Firlan bisa mbantumu mengungkap kejahatan Baskara lebih cepat dan bang Indra bebas dari tuduhan pelaku penggelapan pajak
yula
💪💪💪💪💪thor
ismi
jujur saja saka,bahwa jiwamu tertukar dengan aryan
Ria alia
Kalo saka jujur apa mrka akan percaya ?🤔
fifia
dah lah jujur wae
@$~~~tINy-pOnY~~~$@
sakaaaa inget tubuh mu adl aryan
@$~~~tINy-pOnY~~~$@
mantan CEO koq dilawan🤣🤣
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🤎⃟dí́ժαհᄂ⃟ᙚ🥑⃟𝐐⃟❦♬⃝❤
ntah Bun...
bentar mau ambil air sama baskom...
mau di liat lewat media air dlm baskom... apakah bisa keliatan gk ya .... Saka mau jujur apa mingkem 😂
@$~~~tINy-pOnY~~~$@
plus plus
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🤎⃟dí́ժαհᄂ⃟ᙚ🥑⃟𝐐⃟❦♬⃝❤
hayooo lohh..... Saka kamu mau jawab apa tentang pertanyaan yg Firlan ajukan 🤔
apakah mau jujur kau...ato kau masih mau ngeles blom mau terbuka 😔
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🤎⃟dí́ժαհᄂ⃟ᙚ🥑⃟𝐐⃟❦♬⃝❤
tiga serangkai bersatu padu....kerja sama....saling bantu... semoga kamu gk knp np ....setelah istirahat bisa pulih kembali ya Saka...aamiin 🤲🏻
jangan bikin in cemas pembaca Ka....kamu itu kuat dan dgn keyakinan seyakin-yakinnya pasti kerja kerasmu akan membuahkan hasil /Determined//Determined//Determined/
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🤎⃟dí́ժαհᄂ⃟ᙚ🥑⃟𝐐⃟❦♬⃝❤
gk ada mendingnya ya Bani.... mundur kena maju kena😔
Euis Sri
jujur aja,.Dirga dan Firlan orang baik dan tulus,.biar ada yg bantuin klo Saka dalam kesulitan,.😅
Febri Nayu
jujur ae wees Yo kan Yo kan .. Ben enak wadul e wkwk
Febri Nayu
hayoo looo kepiye wes Iki wess
vania larasati
lanjut kak
yula
💪💪💪💪💪thor
RosMa🌹🌹🌹
makin keren ini Saka..
RosMa🌹🌹🌹
Dirga,..mempan gak ya rayuannya 😅😅
Ayuk Witanto
penglihatan tentang baskara pastinya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!