Indonesia
NovelToon NovelToon
GADIS BAHU LAWEYAN

GADIS BAHU LAWEYAN

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Iblis / Kutukan
Popularitas:15.3k
Nilai: 5
Nama Author: Siti H

Jangan lupa baca novel Sihir Tafriq dan Misteri Desa Getih, biar gak bingung.

Kasih adalah seorang gadis cantik dan juga baik hati. namun di balik kecantikannya, ia memikul sebuah kutukan. dimana siapapun yang menikahinya, maka tidak akan pernah selamat.

Semua pria akan mati sebelum dapat merasakan malam pertama mereka...

Siapakah Kasih... dan kutukan apa.yang sedang di pikulnya.

ikuti kisah selanjutnya...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Siti H, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Malam Pertama Berdarah

Lampu jalanan tampak meredup, seperti listrik yang kurang watt.

Mobil hitam milik Dimas melaju menembus kabut malam yang semakin tebal.

Di kursi belakang, Kasih duduk dengan tubuh yang kaku. Jemari tangannya mencengkeram erat ujung pakaiannya. Ia merasakan dirinya sedang terperangkap dalam sarang buaya.

Saat ini, ia hanya dapat berdoa, agar terlepas dari Dimas, orang yang sudah membuatnya tak memiliki pilihan hidup.

Dimas sesekali melirik ke arah Kasih melalui kaca spion. Senyumnya semakin lebar.

Kemudian Ia memutar setir mobilnya. Lalu membawa ke arah lain yang sudah di persiapkannya.

Mereka tiba di sebuah rumah dinding batu dan cukup sederhana. Di sana sudah menanti beberapa orang yang akan menikahkan mereka dan menjadi saksi. Mereka akan menikah siri.

Dimas membawa masuk Kasih ke hadapan penghulu. "Ini calon pengantin saya, Pak. Cantikkan," celetuk Dimas dengan rasa bangga.

"Ayo, nikahkan kami sekarang, Pak," ucap Dimas, setengah memaksa. Ia sudah tak sabar untuk menjadi pengantin hari ini juga.

Pria yang mengenakan kopiah berwarna putih itu mengangguk. Kemudian menikahkan Dimas dan Kasih di hadapan dua orang saksi.

"Saya terima nikahnya Kasih binti Abdullah dengan mas kawin uang sebesar dua puluh ribu rupiah di bayar tunai."

"Sah!" ucap Pak Penghulu.

"Sah!" jawab dua orang saksi dengan serempak.

Kemudian Pak Penghulu membaca doa, dan hari ini juga, mereka sudah menjadi pasangan suami istri.

***

Setelah menyelesaikan semuanya. Dimas kembali membawa Kasih ke dalam mobil.

Ia tersenyum-senyum sendiri saat menggandeng tangan Kasih.

Sedangkan Kasih masih diam tanpa sepatah katapun.

Keduanya sudah berada di dalam mobil.

Kali ini, Kasih sudah duduk di jok depan di samping sopir.

Dimas yang meliriknya kembali tersenyum sumringah.

"Gugup ya, My Bini? Wajar kok. Malam pertama emang begitu." ucapnya. Sembari mengelus setir. "Tenang saja. Aku akan memakai cara lembut kok. Beda sama cowok-cowok jalanan itu,"

Kasih terdiam. Rasanya ia ingin muntah saat ini juga, ketika mendengar ucapan Dimas barusan.

Tak berselang lama, mobil yang di kendarai oleh Dimas berhenti.

Waktu memperlihatkan pukul sembilan pagi. Mobil milik Dimas tiba di depan sebuah rumah yang cukup mewah. Aroma pewangi megah langsung menyambut hidungnya.

Akan tetapi, semua itu membuatnya tak bergeming.

Dua orang Satpam berdiri kaku di depan gerbang. Tetapi tidak.ada satupun pembantu yang tampak di rumah tersebut.

Dimas menarik pergelangan tangan Kasih. "Ayo. Masuk." ajaknya. Kuku Dimas yang sedikit panjang sudah membuat bekas cengkraman yang meninggalkan rasa sakit du kulitnya.

Dimas membawa Kasih ke kamar utama yang berada di lantai dua. Setiap tapak langkah di anak tangga, membuat jantung Kasih seolah berhenti berdetak. Ia merasa jika baru saja memasuki ruang nerakanya.

Kleeek!

Pintu terbuka. Sebuah ranjang besar dengan sprei polos berwarna merah darah, tampak begitu megah. Sebuah lilin dengan aroma terapi mawar menyala di atas meja rias

Kleeek!

Pintu tertutup. Dimas berjalan terlebih dahulu. "Ganti pakaianmu. Semuanya ada di lemari," perintahnya kepada Kasih.

Nada suaranya cukup dingin. Berbeda saat sebelum mereka sah menjadi suami istri, ia terlihat bersemangat. Tetapi setelah terikat pernikahan, justru berbanding terbalik.

Kasih tak menjawab. Ia melangkah menuju kamar mandi. Bahkan saat menikah tadi, ia hanya mengenakan pakaian tidur saja.

Ia mengunci pintu dengan gerakan yang cepat.

langkahnya menuju wastafel. Lalu muntah hingga perutnya kosong. Air matanya jatuh berderai. Tetapi satu jal yang tak lazim terjadi. Mendadak bagian intimnya berdenyut. Rasanya semakin nyata, seolah memaksanya untuk melakukan malam pertama.

Kasih memegang selangkanya. Menekan bagian intimnya, agar tak lagi mengeluarkan rasa desakan yang tak dapat lagi ia tahan.

Bahkan kini menjalar rasa panas.

Ssssshhhss!

Suara desis yang mirip sama dengan apa yang ia lihat di dalam mimpinya. Desis kalajengking.

Tok tok!

Terdengar suara ketukan di pintu yang membuat Kasih tersentak dari lamunannya.

"Buka pintunya! Mengapa kau sangat begitu lama!" hardik Dimas dari arah luar pintu.

Bahkan ia menyentak pintu hingga bergetar. Kasih semakin ketakutan. Tetapi intimnya semakin berdenyut.

Akhirnya Kasih membuka pintu kamar mandi. Ia masih menggunakan pakaian yang sama. Wajahnya tampa polesan make up, dan terlihat cukup pucat.

""Aku memintamu untuk mengganti pakaianmu! Mengapa kau tidak juga menggantinya?!"

Dimas mencengkram rahang Kasih dengan kencang, hingga kuku tangannya menembus kulit wajah.

Aroma alkohol tercium dari mulutnya, dan itu sangat menyengat.

Kasih semakin gemetar dan ketakutan.

Sedangkan Dimas menatapnya dari atas sampai ke bawah. Ia yang sudah dikuasai oleh alkohol, langsung menyesap bibir Kasih. Dan dengan gerakan yang cepat, mendorong tubuh sang istri ke atas ranjang.

Braaak!

Tubuh Kasih terpental diatas ranjang yang empuk.

"Aku yang akan membuka pakaianmu!" Dimas akhirnya menarik paksa pakaian Kasih hingga robek.

"Jangan... tolong lepaskan aku," ucap Kasih dengan nada bergetar.

"Shhh... Istri itu harus nurut sama suami," desis Dimas.

Kasih mencoba memberontak. Tetapi teganya kalah jauh.

Dimas sudah menguasainya. Hingga akhirnya Kasih sudah tanpa sehelai benangpun.

Dimas yang sudah dikuasai oleh hasrat yang menggebu, akhirnya mengeluarkan rudalnya yang sudah mengeras.

Saat ia mencoba memaksa membobol gawang Kasih, tiba-tiba saja hawa panas keluar dari liang rahim sang istri.

Srrrrrrt!

Sesuatu seperti melesat masuk dari liang rudal miliknya. Kemudian seperti merambat dan terus naik.

Eeeeeerrgh!

Dimas menghentikan niatnya. Rudalnya yang menegang tiba-tiba uratnya berwarna merah.

Rasa sakit dan ngilu membuatnya mendadak ambruk di atas ranjang.

Ia menjerit tertahan. Sebab merasa tenggorokannya ada yang sedang menjepitnya.

Tubuhnya mendadak kejang. Dan kedua matanya membeliak ke atas menahan rasa sakit.

Kasih langsung merangkak mundur. Ia memungut pakaiannya, dan memgenakannya dengan cepat. "Mas Dimas? Mas Dimas?!" panggilnya.

Karena panik, ia memanggil dua orang Satpam yang berjaga di luar.

"Pak, tolong... Itu Pak Dimasnya kenapa?" pekik Kasih.

Kedua Satpam itu saling pandang. Lalu menyusul ke kamar.

Melihat kondisi Dimas yang mengerikan, mereka memanggil ambulance.

Dimas di larikan ke rumah sakit siang itu juga.

Setibanya di rumah sakit. Dimas di bawa ke ruangan IGD.

Saat di periksa, perut Dimas sudah menghitam. Dan urat-uratnya berwarna hitam seperti tinta, merambat cepat ke tulang rusuk, ke leher, dan juga ke wajah.

Di tengah dadanya muncul tujuh titik berukuran kecil, dan mengeluarkan darah hitam yang kental dan pekat.

Aroma amis bercampur dengan busuk me jadi satu, menguar di udara.

Dokter mengambil tindakan. Mereka ingin melakukan observasi terlebih dahulu, sebelum di operasi.

Bentuk lukanya... seperti bekas sengatan hewan berbisa.

Saat bersamaan, Dimas berteriak kesakitan. "Sakit... panas... Dokter... tolong aku..."

Dimas mencakar dadanya sendiri sampai kulitnya mengalami luka sobek. Mulutnya berbusa.

Rasa panas yang semakin kuat membuat Dimas menggelinjang kesakitan.

Perawat mencoba memegangi tubuhnya. Tetapi rasa sakit sudah tidak tertahankan.

1
yuyun Rahayu
ya Allah kasihh, tragis benr nasibmuu😢😢
FiaNasa
gak usah ditahan Farhan gas poll dahh🤣🤣🤣
yuyun Rahayu
udh buat tumbal aja tuhh Kashh si Hendra bapak angktmu yg gk tau ahlaq
neni nuraeni
Alhamdulillah kutukannya sudah hilang,,, ayo gas aja farhan ga bkl knp2 ko,,,semoga Nawang cantik lagi ya kak,,, lnjuttt
tati st🌼🌼
korban pertama si dimas,tapi aku rela
tati st🌼🌼
agah masa diajak nikah sirih
neni nuraeni
semoga mereka bisa menahan godaan terakhir dan untuk Wulan serta Rayyan semoga mereka bisa mnglhkn Mbah jati serta antek2nya
Desyi Alawiyah
Ayo Farhan, fokus.. Jangan lengah.. ingat, ini hari terakhir kamu dan Kasih puasa mutih 👻
Desyi Alawiyah
Wah, maksudnya apa nih Kak Siti..

Tubuhnya sebesar rumah pihak pengembang? 🤭
tati st🌼🌼
mampir di karya otor
yuyun Rahayu
semga aja kutukan itu selesai ya Kasih,dn bapakmu yg siluman itu cept dimusnahkn dgn manusia yg memilki ilmu,dna kamu bisa hidup damai
Desyi Alawiyah
Semoga Mbah Jati, Roro Penguk dan antek-anteknya cepet musnah deh.. Kasihan, Kasih biar dia jadi manusia normal yang bebas dari kutukan..


Ohya Kak.. si Gita dan suaminya, orang yang pertama kali bawa Kasih ke panti asuhan ketika Kasih masih bayi, kok nggak di munculin sih..

Apa dia mereka beda kota dengan tempat tinggal Kasih.. 😌
FiaNasa
si Roro penguk pasti baunya penguk🤣🤣
Siti H✍️⃞⃟𝑹𝑨: 🤣🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
FiaNasa
yg slalu gak kuat si kasih
neni nuraeni
semoga mereka berhasil puasa mutihnya,,, dan Wulan kmbli cantik agar ia bisa mnglhkn Mbah jati serta antek2nya, lnjut atuh kak seruuu
Siti H✍️⃞⃟𝑹𝑨: aamiinn
total 1 replies
FiaNasa
setidaknya kau tidak bodoh² amat lah kasih..udah tau banyak bahaya pake nganterin berkas segala,,kan bisa telfon atau minta tolong sopir anterin itu berkas..kasih kok lemah banget ya
neni nuraeni
waduhh.. lnjutt
kinoy
eh mlh nambah korban LG..duh
Desyi Alawiyah
Puas banget mbah Jati ketawanya, itu pasti udah kenyang
Desyi Alawiyah
Roro Penguk itu kuntilanak hitam kan?
Siti H✍️⃞⃟𝑹𝑨: yuuuups
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!