Indonesia
NovelToon NovelToon
My Twins

My Twins

Status: tamat
Genre:Anak Kembar / Kehidupan di Sekolah/Kampus / Hamil di luar nikah / Tamat
Popularitas:7.4k
Nilai: 5
Nama Author: Bunadove81

Dua anak tumbuh bersama di sebuah panti asuhan pelita harapan. Vincent dan Victoria, anak berusia sepuluh tahun yang selalu bermain berdua hingga suatu hari keduanya mengikat janji untuk menikah saat dewasa nanti.

sampai suatu ketika, Victoria di adopsi oleh keluarga kaya dan meninggalkan Vincent sendiri di panti asuhan.
tahun pun berganti, kini mereka berdua menginjak usia tujuh belas tahun. Vincent tidak menyangka bahwa ternyata dirinya satu sekolah dengan teman masa kecilnya yaitu Victoria.

Ternyata sikap Victoria berubah, gadis itu menjadi sosok yang angkuh dan kejam. dia sering membully anak yang lemah. tidak hanya itu, ternyata Victoria juga melupakan Vincent. Apakah yang terjadi pada Victoria? ataukah gadis itu sengaja melupakan masa lalunya? atau ada hal lain yang membuatnya lupa?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bunadove81, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

13. Kebakaran

Semua anak-anak berteriak histeris saat melihat api yang mulai membesar di hadapan mereka, dengan bantuan ibu pengurus dan juga kakak-kakak yang sudah dewasa, mereka mengiring anak-anak tersebut untuk cepat lari ke arah pintu keluar. Namun, sialnya saat setengah dari mereka berhasil keluar, kayu besar malah jatuh tepat di tengah-tengah pintu.

"Ini gimana kak?" tanya salah satu dari mereka.

"Lewat pintu samping, Vincent," teriak ibu panti yang berada di barisan paling belakang. Mendengar itu, Vincent langsung membawa mereka pergi lewat pintu samping. Tidak ada jalan keluar lagi sekarang, semua sudah tertutup api.

Vincent yang melihat tempat kran air langsung mengambil handuk dan membasahinya, dengan begitu Vincent bisa meredakan sedikit kobaran api. Hal itu di buat kesempatan oleh Vincent untuk menyuruh semuanya cepat keluar hingga akhirnya mereka semua selamat.

Dua mobil damkar sudah berada di depan untuk mengehentikan kobaran api yang semakin besar. Saat ini tinggal ibu panti, dia tidak mau keluar hingga membuat Vincent bingung.

"Ada berkas yang harus ibu selamatkan, kamu cepatlah keluar, Vincent," ucap ibu panti yang langsung berlari kembali masuk ke sebuah ruangan.

Melihat itu, tentu saja Vincent tidak tinggal diam. Dia mengikuti ibu panti agar wanita itu mau keluar, berkas tidak ada yang sangat penting bagi Vincent kecuali nyawanya.

"Ibu, kita harus keluar dari sini. Biarkan berkas itu, Bu," ucap Vincent yang berhasil menyusul ibu panti. Tapi, wanita itu masih bersikeras untuk membuka brangkas yang terkunci, setelah berhasil mengambil kertas putih di dalam map tersebut. Ibu panti dengan sigap menarik Vincent agar cepat keluar dari sini.

Keduanya merasa lemas karena asap juga semakin tebal, saat hendak keluar dari panti tersebut tiba-tiba mereka berdua terkena timpahan reruntuhan bangunan dari atas hingga membuat keduanya ambruk ke lantai.

Vincent sempat tersadar sebentar dan melihat namanya ada di atas kertas putih yang di ambil oleh ibu panti, apakah ibu panti rela mempertaruhkan nyawanya hanya demi menyelamatkan kertas itu? Vincent langsung mengambil kertas itu dan memasukkannya ke dalam baju agar saat dirinya di temukan dengan selamat maka kertas itu juga masih utuh, namun jika dirinya di temukan tak selamat, biarlah dirinya dan kertas itu menjadi abu.

Setelah berusaha memasukkan kertas itu ke dalam bajunya, Vincent mulai perlahan menutup mata hingga akhirnya tak sadarkan diri sama seperti ibu panti yang kini berada di depannya.

***

2 Bulan kemudian

Venna, gadis itu sedikit demi sedikit mulai mendapatkan ingatannya kembali, termasuk penghianatan yang di lakukan oleh Tania kepadanya.

Saat ini mereka berdua saling berhadapan, Tania juga terlihat menunduk saat Venna menatapnya dengan tajam. Masalah itu sepertinya bukan masalah yang main-main hingga membuat Venna terlihat begitu marah.

"Kurang baik apa keluarga gua ke lu, Tan?" tanya Venna dengan nada tinggi. "Kenapa lu bisa kepikiran buat bunuh gua, kenapa?" sambungnya lagi, kali ini suara itu terdengar sangat kecewa. Namun, Venna tidak melakukan apapun pada Tania. Gadis itu hanya tidak habis pikir dengan apa yang hampir di lakukan sahabat yang dia anggap saudaranya sendiri.

Tania hanya terdiam, gadis itu tidak bisa mengeluarkan sepatah katapun saat ini. Ntah dari mana pikiran jahat itu terlintas dalam otaknya. Namun, gadis itu juga merasa menyesal saat ini.

"Atau, kecelakaan waktu itu juga ulah lu?" tanya Venna yang curiga. Ucapan Venna langsung membuat Tania berani menatap gadis itu, dia sama sekali tidak tahu masalah kecelakaan yang di alami oleh Venna.

Tania memang pernah ada niat untuk mencelakai Venna karena dia iri pada kehidupan sempurna yang Venna miliki, berbeda dengan dirinya yang sudah di tinggal oleh bundanya sejak baru lahir, mendapat ibu tiri yang kejam dan sekarang dia harus hidup sendiri karena telah di usir oleh ayahnya akibat fitnahan dari saudara tirinya.

Gadis tersebut bahkan hampir di lecehkan oleh kakak tirinya yang kurang ajar itu, tidak hanya kejadian tadi, bahkan cowok brengsek tersebut juga hampir di jual kepada teman-temannya sebagai jaminan taruhan.

Tania memang terluka secara batin, tapi nampak dari luar gadis itu ceria. Alasan Tania menjadi playgirl juga karena hal tersebut. Dia ingin mempermainkan banyak cowok agar mereka tau bagaimana sakitnya di selingkuhi.

Untuk Albian, sebenarnya malam itu dia tidak sadarkan diri hingga akhirnya melakukan hal yang menjijikkan baginya, namun dia juga tidak akan menyesali hal tersebut karena yang melakukan itu adalah Albian, cowok yang memang dia suka.

Semenjak hari itu Tania mengklaim dirinya sebagai milik Albian, seluruh dunianya dia serahkan pada cowok itu walaupun Tania tau bahwa Albian sama brengseknya dengan kakak tirinya.

"Gua bahkan gak tau waktu itu lu kecelakaan, Ven," jawab Tania mengelak dari tuduhan yang di katakan oleh Venna.

Venna memalingkan wajah sambil berdecih. "Kalau bukan karena keluarga gua, mungkin lu udah jadi anak jalanan sekarang, Tan," kata Venna yang membuat Tania kaget karena ucapan Venna. Dia tau itu kenyataannya, tapi apakah harus di bahas di depan banyak anak seperti sekarang? yah, mereka sedang di kerubungi oleh para murid karena keributan itu.

Laura dengan langkah tergupuh masuk ke dalam kelas untuk memisahkan mereka, dia tadi memang pergi ke kantin sendiri karena Venna dan Tania tidak mau pergi sedangkan perutnya terus berbunyi untuk minta di isi, jadi mau tidak mau dia harus jalan sendiri.

Dia mendengar Venna dan Tania bertengkar dari salah satu teman kelasnya yang menyusul dirinya. Tau jikalau itu pasti masalah Tania, gadis itu dengan segera langsung berlari tanpa menghabiskan makanannya.

"Stop, kalian berdua apa-apaan sih," ujar Laura yang memegangi lengan Venna dan Tania. Dia menatap bergantian kedua sahabatnya yang kini saling terdiam.

"Lu juga tau kan kalau Tania ada niat buruk sama gua?" tanya Venna yang beralih menatap Laura. Mendengar hal itu membuat bibir Laura terasa kelu, dia tidak tahu harus menjawab apa karena dia tidak mau persahabatan mereka berhenti.

"Kalian berdua licik, gua gak nyangka kalau kalian juga mencoba menjatuhkan gua." Itulah kata terakhir Venna yang setelah itu berlari keluar dari kelas. Dada gadis itu terasa sesak, dia pikir persahabatan mereka memang setia, tapi ternyata mereka menganggap dirinya musuh. Venna tidak tahu lagi harus mengatakan apa dan berbuat bagiamana.

Laura dan Tania juga tidak tinggal diam, dia mencoba mengejar Venna agar masalah ini cepet kelar. Kejadian yang Venna maksud sudah lama, saat itu persahabatan mereka juga baru di mulai yaitu baru satu tahun. Tania juga sebenarnya tidak ada niat untuk bersahabat, dia hanya ingin menggantikan posisi Venna di keluarganya karena dia juga ingin di sayang seperti Venna, namun Tania mulai berpikir bahwa tidak ada gunanya menyingkirkan Venna, sekali ratu maka tetap akan jadi ratu. Mungkin dia bisa merebut posisi Venna, tapi belum tentu keluarga Venna akan menyayanginya seratus persen seperti sikap mereka ke Venna.

1
Imam
ceritanya sangat menarik!
Rey
aku mampir kak.
ayo saling mendukung kak, saling berbalas membaca setiap part'nya.
saling berbalas like serta komen 🤗
Suyadi Yadi
aku mampir kk,,
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!