Beel adalah seorang siswa yang tenang dan santai.
Namun di balik sifat tenang dan santai nya ,Beel adalah seorang yang misterius dan tak terbaca
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon General Blast, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 13 - Senyum sang musuh
Besoknya Beel bersiap untuk berangkat dengan motornya, dia mengambil helmnya dan sarung tangannya lalu turun menuju ke garasi rumahnya.
"kau mau kemana?" tanya Gandalf ayah angkat Beel.
Beel sambil memakai sarung tangannya
"ke mall.." jawab Beel
Dahi Gandalf mengerut
"kau ke mall? sejak kapan dirimu senang pergi ke mall?" tanya Gandalf yang terlihat sedikit tertawa duduk di sofa miliknya.
Beel memakai helmnya
"ada janji dengan temanku.." jawab Beel
Gandalf mengangguk
"ku harap temanmu itu perempuan.." ujar Gandalf lalu tertawa.
Beel memutar bola matanya lalu pergi ke garasi kendaraan
"aku pergi dulu, ayah.." ujar Beel, Gandalf hanya tersenyum.
Di garasi kendaraan, seorang staff sedang mengelap motor yang akan Beel gunakan,
"motor yang ini kan Tuan Beel?" tanya staff tersebut
"iya ,Jon.." jawab Beel pada staff nya yang bernama Joni
Beel pun menaiki motornya, sementara Joni membuka pintu garasi kendaraan
"tumben Tuan berpergian pakai motor.." ujar Joni sambil membuka pintu garasi.
"biar lebih cepat.." jawab Beel yang lalu menyalakan motornya, setelah itu menjalankan motornya keluar garasi.
"pergi dulu ya, Jon.." ucap Beel sambil berjalan
"hati-hati, Tuan" jawab Joni.
Beel pun pergi ke pusat kota ,menuju ke sebuah mall tempat dimana dia janjian dengan Christi dan teman lainnya.
Di lobby mall.
Felicia, Irma, Lena dan Christi duduk
"lama banget nih cowok-cowok.." ujar Lena sambil melihat jam tangannya
Felicia bersandar sambil melihat layar ponselnya
"namanya juga cowok, mana bisa tepat waktu.." sambung Felicia
Irma pun melihat 2 orang cowo berjalan ke arah mereka
"itu Jason sama Bayu.." ujar Irma yang membuat 3 cewe lain menoleh
Bayu dan Jason pun tiba di tempat para perempuan itu menunggu
"maaf ya lama, Fajar kan ga ikut jadi gua naik online kesini.." kata Bayu pada para perempuan
"sama tadi jalan macet juga.." tambah Jason.
Christi bertanya pada mereka
"Beel mana ,ga bareng kalian?" tanya Christi
"katanya Beel datang sendiri.." jelas Jason.
Lena menghela nafas
"haduh.. lama lagi deh nunggu" sambar Lena.
Setelah menunggu sekitar 10 menit lebih akhirnya Bayu melihat Beel berjalan di lobby
"Beel!!" panggil Bayu,
Panggilan itu membuat Beel menoleh kearah mereka ,kemudian dia berjalan mendekati mereka.
"sorry ya agak lama.." ujar Beel.
Christi tersenyum
"tidak apa-apa, yang penting kan kamu datang.." ucap Christi.
Lena lalu berdiri
"ayo..gua dah capek diluar mau nonton" kata Lena yang berjalan masuk ke dalam mall tersebut dan ikuti semuanya.
Beel berjalan bersebelahan dengan Christi
"kita nonton?" tanya Beel ke Christi
Christi mengangguk
"ada film baru yang ingin kami tonton.." jawab Christi.
Lalu Beel dan teman-temannya pun sampai di bioskop di dalam mall tersebut, mereka semua pun menonton sebuah film baru bergenre horor.
Setelah hampir dua jam akhirnya mereka selesai menonton film tersebut, lalu mereka keluar bioskop dan memutuskan untuk makan di sebuah tempat makan dekat bioskop..mereka pun duduk dan memesan makanan masing-masing
"lu tau ga tadi pas adegan setannya muncul gua kaget sampe nyaris kencing.." kata Felicia
Mendengar itu semua tertawa
"kalau lu beneran kencing disitu, gua bakalan pergi dari situ ga bakal anggap lu temen pokoknya" jelas Irma yang di bioskop tadi duduk di sebelah Felicia.
Bayu lalu melanjutkan
"Jason lebih parah, tangan gua dia remas kencang banget sampe merah kena kuku dia" tambah Bayu sambil memperlihatkan lengannya yang terkena kuku Jason.
Jason pun mengusap-usap tangan Bayu
"ya maaf.. gua kan kaget munculnya begitu tiba-tiba" kata Jason
Lena lalu menatap Beel dan Christi
"kalian berdua kan duduk di belakang kita, kalian berbuat apa dibelakang?" tanya Lena.
Christi kaget
"iihh..apasih Lena, ya kita juga nonton sama di belakang" jawab Christi
"iya tadi kayanya gua ga ada dengar suara kalian berdua" tambah Irma
Christi semakin bingung menjawab
"apasih kalian nih.." sahut Christi dengan pipi sedikit merah
"itu artinya kita ga takut sama film nya, jadi kita nontonnya tenang menikmati" ucap Beel yang disertai dengan anggukan Christi.
"iya sih kalian keliatan biasa aja.." sambung Felicia
Jason lalu menatap Beel
"lu ga suka film-film horor gitu ya Beel?" tanya Jason
"kurang.." jawab Beel
Bayu lalu lanjut bertanya
"lu suka film apa?" tanya Bayu
"bokep.." jawab Beel santai yang membuat teman-temannya terdiam beberapa detik dengan mulut menganga.
Lalu sebuah sedotan melayang ke arah Beel
"dasar mesum,cowo brengsek.." ujar Irma melemparkan sedotan ke arah Beel sambil tertawa.
Tak lama makanan pesanan mereka pun datang satu persatu..kemudian mereka makan.
Saat makan, sesuatu tak terduga terjadi.. Beel melihat orang yang wajahnya tidak asing baginya lewat di depan tempat makan itu.
Mereka adalah musuh dari ayah angkatnya Beel, Gandalf.. Blanco bersama dengan 2 anak buahnya.
Tiba-tiba Blanco berhenti dan menoleh ke arah Beel, lalu tersenyum kepada Beel.